Jumlah SPKLU di Indonesia Tembus 616 Unit, Malaysia Hampir 1.000

Senin, 08 Mei 2023 - 14:40 WIB
loading...
Jumlah SPKLU di Indonesia...
PLN terus berupaya meningkatkan jumlah SPKLU di Indonesia. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - Banyak yang masih ragu beralih ke elektrifikasi atau kendaraan listrik karena masalah infrastruktur. Maksudnya, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dianggap masih sedikit. Sehingga akan menyulitkan saat harus bepergian ke luar kota.

Karena itu, PT PLN (Persero) terus berupaya menambah jumlah SPKLU di Indonesia. Hingga saat ini sudah ada 616 yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Edi Srimulyanti mengatakan, penyediaan SPKLU merupakan komitmen untuk mendukung program pemerintah. Diharapkan jumlahnya terus alami peningkatan untuk memudahkan masyarakat.

“Upaya meningkatkan ekosistem EV di Indonesia yang telah dilakukan PLN sejauh ini yaitu pemasangan SPKLU sejumlah 616 buah di 300 lokasi seluruh Indonesia,” kata Edi dalam konferensi pers PEVS 2023 di Kemayoran, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Edi juga mengatakan kendaraan listrik memiliki biaya operasional yang sangat murah, sehingga menjadi pertimbangan sendiri dalam memilih transportasi yang lebih bersih, murah, dan ramah lingkungan.

“Selain itu, listrik dari PLN adalah salah satu produk domestik. Jika ekosistem EV Tanah Air menggunakan produk listrik dari PLN, dapat mengurangi impor dan meningkatkan konsumsi produk domestik ke depannya,” ujar Edi.

Dalam kesempatan berbeda, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo juga mengatakan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan ekosistem kendaraan listrik. Ini dilakukan dengan terus menambah jumlah SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami terus memperbanyak SPKLU untuk bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat beralih ke kendaraan listrik. PLN berupaya membuat ekosistem mumpuni dan andal bagi pengguna kendaraan listrik (EV) di Indonesia,” ujar Darmawandalan keterangan resmi di laman PLN.

Jumlah 616 SPKLU saat ini tersebar di 237 lokasi. Rinciannya, Pulau Jawa 171 lokasi, Bali 34 lokasi, Sumatra 35 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Sulawesi 14 lokasi, Maluku 2 lokasi, Nusa Tenggara 9 lokasi, dan Papua 2 lokasi.

Seluruh lokasi SPKLU dapat ditemukan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh di smartphone. Selain itu, aplikasi ini juga dapat memantau besaran pengisian daya sesuai kebutuhan.



PLN juga mengajak instansi pemerintah atau pihak swasta untuk bekerja sama dalam membangun SPKLU dengan menyediakan lahan. Pasalnya, salah satu kendala PLN dalam mendirikan SPKLU adalah keterbatasan area/lahan.

1. China (1,1 juta unit, 41 persen fast charging)
2. Amerika (114.000 unit, 20 persen fast charging)
3. Korea Selatan (109.000 unit, 15 persen fast charging)
4. Belanda (85.500 unit)
5. Prancis (55.000 unit)
6. Jerman (51.000 unit)
7. Inggris (37.000 unit)
8. Jepang (29.000 unit)
9. Norwegia (19.200 unit)
10. Singapura (3.000 unit)
11. Malaysia (900unit)
12. Indonesia (616 unit)
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Tantangan Produsen Mobil...
Tantangan Produsen Mobil Listrik China di Asia Tenggara: Realitas vs. Ambisi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
Instalasi DC Fast Charger...
Instalasi DC Fast Charger Baru Hadir di BYD Haka Auto
Mobil Jepang Dominan:...
Mobil Jepang Dominan: Ini Dia Daftar Mobil Paling Andal 2025 Versi J.D. Power!
Honda Luncurkan Modul...
Honda Luncurkan Modul Sel Bahan Bakar Generasi Terbaru
Rekomendasi
Polisi Berlakukan One...
Polisi Berlakukan One Way ke Puncak Bogor Pagi Ini, Arah Jakarta Ditutup Sementara
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi pada 5-7 April, Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal
Sejarah Ranking FIFA...
Sejarah Ranking FIFA Timnas Indonesia dalam 15 Tahun Terakhir: Pernah Terpuruk di Posisi 173 Dunia
Bantu Pemain Menang,...
Bantu Pemain Menang, Microsoft Luncurkan Copilot for Gaming
Mentalitas Pemain Timnas...
Mentalitas Pemain Timnas Indonesia U-17 Disorot Jelang Laga Perdana Lawan Korea Selatan
Kiko Season 4 Eps Robo-Ruckus,...
Kiko Season 4 Eps Robo-Ruckus, Minggu, 6 April 2025 Jam 06.00 Pagi di RCTI
Berita Terkini
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
55 menit yang lalu
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
3 jam yang lalu
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
4 jam yang lalu
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
6 jam yang lalu
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
14 jam yang lalu
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
15 jam yang lalu
Infografis
Negara Paling Korup...
Negara Paling Korup di Asia Tenggara, Indonesia Nomor Berapa?
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved