Jumlah SPKLU di Indonesia Tembus 616 Unit, Malaysia Hampir 1.000
Senin, 08 Mei 2023 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Mudik dengan Mobil Listrik? Ini Daftar Lengkap Charging Station di 14 Rest Area Jalan Tol
PLN juga mengajak instansi pemerintah atau pihak swasta untuk bekerja sama dalam membangun SPKLU dengan menyediakan lahan. Pasalnya, salah satu kendala PLN dalam mendirikan SPKLU adalah keterbatasan area/lahan.
1. China (1,1 juta unit, 41 persen fast charging)
2. Amerika (114.000 unit, 20 persen fast charging)
3. Korea Selatan (109.000 unit, 15 persen fast charging)
4. Belanda (85.500 unit)
5. Prancis (55.000 unit)
6. Jerman (51.000 unit)
7. Inggris (37.000 unit)
8. Jepang (29.000 unit)
9. Norwegia (19.200 unit)
10. Singapura (3.000 unit)
11. Malaysia (900unit)
12. Indonesia (616 unit)
PLN juga mengajak instansi pemerintah atau pihak swasta untuk bekerja sama dalam membangun SPKLU dengan menyediakan lahan. Pasalnya, salah satu kendala PLN dalam mendirikan SPKLU adalah keterbatasan area/lahan.
1. China (1,1 juta unit, 41 persen fast charging)
2. Amerika (114.000 unit, 20 persen fast charging)
3. Korea Selatan (109.000 unit, 15 persen fast charging)
4. Belanda (85.500 unit)
5. Prancis (55.000 unit)
6. Jerman (51.000 unit)
7. Inggris (37.000 unit)
8. Jepang (29.000 unit)
9. Norwegia (19.200 unit)
10. Singapura (3.000 unit)
11. Malaysia (900unit)
12. Indonesia (616 unit)
(dan)
Lihat Juga :