Fakta-Fakta AKAS Group, Salah Satu Perusahaan Otobus Terkaya di Jawa Timur

Jum'at, 28 Juli 2023 - 07:10 WIB
loading...
Fakta-Fakta AKAS Group,...
AKAS Group menjadi salah satu perusahaan otobus terkaya di Jawa Timur. Foto: Perpalz TV
A A A
JAKARTA - AKAS Group merupakan sebuah perusahaan otobus (PO) kenamaan di Indonesia. Dengan armadanya yang cukup besar, kerap kali AKAS juga disebutkan sebagai salah satu PO terkaya di kawasannya.

Melihat riwayatnya, AKAS Group didirikan di Probolinggo, Jawa Timur sekitar tahun 1956. Keberadaannya sendiri tak terlepas dari sosok bernama H Karman Amat yang telah merintis bisnis ini dari awal hingga menjadi sukses seperti sekarang.

Berawal dari Bengkel Senjata Pejuang Kemerdekaan

Dulunya, AKAS bermula dari sebuah bengkel di Probolinggo. Bengkel milik H Karman tersebut sudah ada sejak 1934. Hal menariknya, bengkel tersebut dulunya dikatakan sering digunakan para pejuang kemerdekaan untuk mereparasi senjata. Barulah setelah Indonesia merdeka, bengke itu beralih fungsi.

Sekitar tahun 1951, H Karman mulai menjalani bisnis angkutan darat untuk mengantar penumpang hingga paket dan surat ke Probolinggo, Sukapura, dan Krucil. Saat itu, dia mengoperasikan bus milik sendiri dengan bodi terbuat dari kayu dan bahan bakar bensin.

Seiring perkembangannya, H Karman memutuskan untuk semakin menekuni bisnisnya ini. Akhirnya, berdirilah PO AKAS dengan Akta notaris Sie Kwan Ho No. 11 pada tanggal 23 Maret 1956, dalam bentuk perseroan komanditer (CV).

Asal-usul Nama AKAS

Bagi sebagian orang, nama sebuah perusahaan atau bisnis tentu tidak diambil dengan sembarangan. Bahkan, terkadang ada yang menyematkan filosofi sendiri dalam namanya. Terkait AKAS, konon nama tersebut merupakan akronim dari Ali Karman Amat Sekeluarga. Namun, tidak diketahui secara pasti mengapa pendirinya memilih untuk mengambil nama tersebut.

Perkembangan AKAS Group

Seiring waktu, PO ini terus tumbuh besar dan menjadi cukup sukses. Jika awalnya hanya melayani rute-rute di Jawa Timur saja, AKAS mulai membuka layanan ke rute atau trayek lainnya yang dinilai strategis.

Pada perkembangannya, armada AKAS pun semakin bertambah. Hal ini membuat pengelolaannya dibagi menjadi beberapa bagian. Di antaranya adalah PO AKAS I, PO AKAS II, PO AKAS III, PO AKAS IV, dan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hino Luncurkan Bus 4x4...
Hino Luncurkan Bus 4x4 Terbaru untuk Medan Berat di GIICOMVEC 2026
Saat AC Jadi Nyawa Pemudik:...
Saat AC Jadi Nyawa Pemudik: Membaca Strategi Bertahan Denso Hadapi Gempuran 2026
Pastikan Pemudik Selamat...
Pastikan Pemudik Selamat hingga Kampung Halaman, Hino Kumpulkan 30 Oto Bus di Jateng
Melihat Langsung Proses...
Melihat Langsung Proses Produksi Truk dan Bus Hino di Purwakarta
Neoplan Jumbocruiser,...
Neoplan Jumbocruiser, Leluhur Bus Tingkat Ganda Terbesar yang Ada
Volkswagen Siap Kenalkan...
Volkswagen Siap Kenalkan Minibus Listrik Tanpa Pengemudi
Polisi Percepat Identifikasi...
Polisi Percepat Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel
16 Jenazah Kecelakaan...
16 Jenazah Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki Dibawa ke RS Bhayangkara Palembang
Polisi Temukan Tabung...
Polisi Temukan Tabung Gas hingga Alat Motor di Bus ALS yang Tabrak Truk Tangki
Rekomendasi
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
GWM Tank 300 Facelift...
GWM Tank 300 Facelift Terungkap, Jangkauan EV 200 km Kemampuan Off-Road Ditingkatkan
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved