Jadi Mobil Resmi KTT ASEAN, Wuling Air ev Dibalut Livery Batik Khas Betawi
Jum'at, 01 September 2023 - 20:31 WIB
loading...
Mobil listrik Wuling Air ev jadi mobil resmi KTT 2023 yang akan digelar di Jakarta. (Foto: Wuling)
A
A
A
JAKARTA - Menyambut perhelatan KTT ASEAN di Jakarta pada 5-7 September 2023 mendatang, mobil listrik Wuling Air ev didandani dengan livery khusus motif batik khas Betawi.
Ya, mobil listrik tersebut akan menjadi kendaraan para delegasi selama perhelatan KTT ASEAN.
“Dalam peran kami sebagai Official Car Partner pada KTT ASEAN 2023 di Jakarta, Wuling dengan bangga mengambil bagian dalam inisiatif Indonesia dan dunia menuju masa depan yang lebih hijau,” ujar Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors dalam keterangan resmi, Jumat (1/9/2023).
Di dalam motif batik khas Betawi tersebut juga diperlihatkan gambar elang bondol dan melati yang didominasi warna jingga dan ungu tua. Penggunaan elemen batik Betawi, elang bondol, dan melati memang mewakili Jakarta.
Baca Juga: Lestarikan Batik Betawi, Komunitas Tenun Jakarta Kembali Aktif
Diketahui sejak 1989, Elang bondol dan salak condet dinobatkan sebagai maskot Jakarta. Sebenarnya Elang Bondol dengan nama latin "Haliastur indus" itu merupakan burung migran yang juga terdapat di Australia, India, China Selatan, dan Filipina. Jakarta merupakan salah satu tempat persinggahan tetap burung yang mampu terbang hingga ketinggian 3.000 meter ini.
Selain tertera pada badan bus Transjakarta, maskot Jakarta ini juga dapat ditemui dalam bentuk tugu di hampir semua perbatasan provinsi Jakarta dengan Banten atau dengan Jawa Barat.
Ya, mobil listrik tersebut akan menjadi kendaraan para delegasi selama perhelatan KTT ASEAN.
“Dalam peran kami sebagai Official Car Partner pada KTT ASEAN 2023 di Jakarta, Wuling dengan bangga mengambil bagian dalam inisiatif Indonesia dan dunia menuju masa depan yang lebih hijau,” ujar Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors dalam keterangan resmi, Jumat (1/9/2023).
Di dalam motif batik khas Betawi tersebut juga diperlihatkan gambar elang bondol dan melati yang didominasi warna jingga dan ungu tua. Penggunaan elemen batik Betawi, elang bondol, dan melati memang mewakili Jakarta.
Baca Juga: Lestarikan Batik Betawi, Komunitas Tenun Jakarta Kembali Aktif
Diketahui sejak 1989, Elang bondol dan salak condet dinobatkan sebagai maskot Jakarta. Sebenarnya Elang Bondol dengan nama latin "Haliastur indus" itu merupakan burung migran yang juga terdapat di Australia, India, China Selatan, dan Filipina. Jakarta merupakan salah satu tempat persinggahan tetap burung yang mampu terbang hingga ketinggian 3.000 meter ini.
Selain tertera pada badan bus Transjakarta, maskot Jakarta ini juga dapat ditemui dalam bentuk tugu di hampir semua perbatasan provinsi Jakarta dengan Banten atau dengan Jawa Barat.
Lihat Juga :