Mirip Malaysia, Baru Ada 900 Unit Charging Station Mobil Listrik di Indonesia
Jum'at, 08 September 2023 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
Dia melanjutkan, berdasarkan rencana pemerintah yang memproyeksikan jumlah kendaraan listrik sebanyak 1 juta unit pada 2030. Idealnya, rasio jumlah SPKLU harus mencapai 1:10 sampai 1:15, terhadap jumlah kendaraan. Ahmadf Syauki menjelaskan, saat ini pihaknya telah melakukan kerja sama dengan 30 mitra melalui skema kemitraan PLN.
Menurut dia, ada tiga skema kerja sama SPKLU yang diinisiasi PLN. Skema pertama, PLN memiliki aset dan mitra hanya menyediakan lahan. Skema kedua, charger dan lahan dimiliki mitra, sementara PLN hanya di platform dan pasokan listrik. Adapun skema ketiga, charger dimiliki mitra, lahan dengan mitra yang berbeda, dan PLN menyediakan platform dan pasokan listrik.
Baca Juga: Produksi Mobil Listrik Tesla di China Tembus 2 Juta Unit
Ahmad Syauki juga mengatakan, dari total 620SPKLU, kebanyakan merupakan tipe Fast Charging dan Medium Charging. Meski begitu, pihaknya juga mendorong pertumbuhan DC Charging, terutama untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik antarkota.
“Di jalan tol kebanyakan SPKLU PLN, di Tol harus Fast Charging dan Ultra Fast Charging, harus DC Charging. Karena sifatnya pengguna charger di Tol untuk jarak jauh pastinya, mereka butuh pengisian cepat,” ucap Ahmad Syauki.
Menurut dia, ada tiga skema kerja sama SPKLU yang diinisiasi PLN. Skema pertama, PLN memiliki aset dan mitra hanya menyediakan lahan. Skema kedua, charger dan lahan dimiliki mitra, sementara PLN hanya di platform dan pasokan listrik. Adapun skema ketiga, charger dimiliki mitra, lahan dengan mitra yang berbeda, dan PLN menyediakan platform dan pasokan listrik.
Baca Juga: Produksi Mobil Listrik Tesla di China Tembus 2 Juta Unit
Ahmad Syauki juga mengatakan, dari total 620SPKLU, kebanyakan merupakan tipe Fast Charging dan Medium Charging. Meski begitu, pihaknya juga mendorong pertumbuhan DC Charging, terutama untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik antarkota.
“Di jalan tol kebanyakan SPKLU PLN, di Tol harus Fast Charging dan Ultra Fast Charging, harus DC Charging. Karena sifatnya pengguna charger di Tol untuk jarak jauh pastinya, mereka butuh pengisian cepat,” ucap Ahmad Syauki.
(dan)
Lihat Juga :