Perluas Pasar Mobil Listrik, Toyota Pakai Teknologi Tesla
Selasa, 24 Oktober 2023 - 18:46 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini memaksa para kompetitor untuk mengikuti jejaknya agar bisa mengimbangi pergerakan perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat itu. Seperti diketahui, Toyota merupakan sebuah perusahaan yang menawarkan beragam model kendaraan elektrifikasi.
Baca juga; Tesla Miliki 40.000 Supercharger di Seluruh Dunia, Paling Banyak di AS dan China
Ini sejalan dengan konsep multi-pathway yang mereka usung, demi memberikan banyak pilihan ke konsumen. Bukan hanya mobil lsitrik murni yang ditawarkan oleh Toyota untuk memangkas emisi dari kendaraan, tapi juga penggunaan teknologi hybrid.
Bahkan, saat ini mereka sedang mengembangkan mobil bertenaga hidrogen. Kendati begitu, Toyota juga mulai fokus pada pengembangan mobil listrik sejalan dengan tuntutan di beberapa negara.
Produsen asal Jepang itu juga sedang merancang baterai berteknologi tinggi yang bisa menempuh jarak hingga 1.000 km. Untuk memperlancar gagasan tersebut, Toyota menggandeng Idemitsu untuk melakukan pengembangan dan memproduksinya. Jika berhasil, baterai tersebut juga bisa dijual ke produsen lain sehingga bisa memberi kuntungan kepada perusahaan.
Baca juga; Tesla Miliki 40.000 Supercharger di Seluruh Dunia, Paling Banyak di AS dan China
Ini sejalan dengan konsep multi-pathway yang mereka usung, demi memberikan banyak pilihan ke konsumen. Bukan hanya mobil lsitrik murni yang ditawarkan oleh Toyota untuk memangkas emisi dari kendaraan, tapi juga penggunaan teknologi hybrid.
Bahkan, saat ini mereka sedang mengembangkan mobil bertenaga hidrogen. Kendati begitu, Toyota juga mulai fokus pada pengembangan mobil listrik sejalan dengan tuntutan di beberapa negara.
Produsen asal Jepang itu juga sedang merancang baterai berteknologi tinggi yang bisa menempuh jarak hingga 1.000 km. Untuk memperlancar gagasan tersebut, Toyota menggandeng Idemitsu untuk melakukan pengembangan dan memproduksinya. Jika berhasil, baterai tersebut juga bisa dijual ke produsen lain sehingga bisa memberi kuntungan kepada perusahaan.
(wib)
Lihat Juga :