SUV Listrik Buatan Cikarang MG ZS EV Diproduksi Februari 2024, Harga Rp500 Jutaan?
Rabu, 15 November 2023 - 21:22 WIB
loading...
Pameran MG Indonesia di Ashta, SCBD, yang menunjukkan sejumlah model mobil listrik mereka. Foto: MG Indonesia
A
A
A
JAKARTA - MG Motor Indonesia merilis mobil listrik MG ZS EV dengan status CKD yang dirakit secara lokal di Cikarang, Jawa Barat. SUV listrik tersebut dirakit di fasilitas milik SAIC (Shanghai Automotive Industry Corporation).
Marketing & PR Director MG Motor Indonesia Arief Syarifudin mengatakan, pabrik MG Motor Indonesia di Cikarang direncanakan beroperasi penuh pada Februari 2024.
Sementara, untuk kapasitas produksinya mencapai 100 ribu unit per tahun, di mana MG ZS EV bakal menjadi mobil pertama yang diproduksi di pabrik ini.
“Line up pertama yang akan kami produksi melalui proses CKD adalah New MG ZS EV dimulai pada Februari 2024. Ini akan diikuti peluncuran kendaraan listrik kami berikutnya, MG 4 EV," kata Arief di Jakarta Selatan, Rabu (15/11).
Arief menjelaskan, perakitan New MG ZS EV dan MG 4 EV di Indonesia, merupakan komitmen MG dalam mendukung target pemerintah Indonesia dalam menambah jumlah KLBB (Kendaraan Listrik Berbasis Baterai).
Seperti diketahui penggunaan kendaraan listrik ditargetkan hingga 600 ribu unit pada 2030, dan juga mendukung target pemerintah untuk mencapai net zero emission pada 2060.
Marketing & PR Director MG Motor Indonesia Arief Syarifudin mengatakan, pabrik MG Motor Indonesia di Cikarang direncanakan beroperasi penuh pada Februari 2024.
Sementara, untuk kapasitas produksinya mencapai 100 ribu unit per tahun, di mana MG ZS EV bakal menjadi mobil pertama yang diproduksi di pabrik ini.
“Line up pertama yang akan kami produksi melalui proses CKD adalah New MG ZS EV dimulai pada Februari 2024. Ini akan diikuti peluncuran kendaraan listrik kami berikutnya, MG 4 EV," kata Arief di Jakarta Selatan, Rabu (15/11).
Arief menjelaskan, perakitan New MG ZS EV dan MG 4 EV di Indonesia, merupakan komitmen MG dalam mendukung target pemerintah Indonesia dalam menambah jumlah KLBB (Kendaraan Listrik Berbasis Baterai).
Seperti diketahui penggunaan kendaraan listrik ditargetkan hingga 600 ribu unit pada 2030, dan juga mendukung target pemerintah untuk mencapai net zero emission pada 2060.
Lihat Juga :