Penjualan Bentley di 2023 Turun 11 Persen Gara-gara China
Sabtu, 20 Januari 2024 - 10:46 WIB
loading...
A
A
A
Penjualan tersebut turun justru di pasar yang sangat besar buat Bentley yakni China. Di negara yang dipimpin oleh Xi Zinping itu, penjualan Bentley justru melemah 18 persen.
Adrian Hallmark, CEO Bentley Motors menyebutkan bahwa penurunan yang mereka alami justru membuktikan bahwa mobil ultraluxury juga tidak kebal dengan berbagai tantangan yang terjadi di dunia.
Baca Juga: Polisi Turki Sita 23 Ferrari, Bentley, dan Porsche Milik Gembong Narkoba, Diubah Jadi Kendaraan Dinas Mewah
Dia mengatakan pada 2023 permintaan mobil ultraluxury terhambat karena krisis semikonduktor. Begitu juga dengan pengaruh perang antara Rusia dan Ukraina. Hal itu membuat penjualan mobil ultraluxury terdampak kuat. Dia sendiri cukup mensyukuri penjualan ritel Bentley masih sangat tinggi jika dibandingkan pemain lainya.
“Kami tetap optimistis untuk tahun depan, dengan permintaan global yang kuat dan hadirnya model hibrida dan model lain yang akan meluncur tahun ini," pungkas AdrianHallmark.
Adrian Hallmark, CEO Bentley Motors menyebutkan bahwa penurunan yang mereka alami justru membuktikan bahwa mobil ultraluxury juga tidak kebal dengan berbagai tantangan yang terjadi di dunia.
Baca Juga: Polisi Turki Sita 23 Ferrari, Bentley, dan Porsche Milik Gembong Narkoba, Diubah Jadi Kendaraan Dinas Mewah
Dia mengatakan pada 2023 permintaan mobil ultraluxury terhambat karena krisis semikonduktor. Begitu juga dengan pengaruh perang antara Rusia dan Ukraina. Hal itu membuat penjualan mobil ultraluxury terdampak kuat. Dia sendiri cukup mensyukuri penjualan ritel Bentley masih sangat tinggi jika dibandingkan pemain lainya.
“Kami tetap optimistis untuk tahun depan, dengan permintaan global yang kuat dan hadirnya model hibrida dan model lain yang akan meluncur tahun ini," pungkas AdrianHallmark.
(dan)
Lihat Juga :