Digempur Mobil Listrik China, Hyundai Tak Khawatir
Kamis, 08 Februari 2024 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Oleh sebab itu, produk yang ditawarkan juga memiliki rentang harga cukup mahal dengan disesuaikan pada teknologi yang dibenamkan. Budi meyakini pasar mobil listrik untuk Hyundai sudah terbentuk dan memiliki konsumennya sendiri.
Baca Juga: Ini Alasan Chery Pilih Mobil Listrik Dibanding Hybrid untuk Garap Pasar Indonesia
“Kita tidak terlalu khawatir ya sebenarnya dengan kondisi seperti itu, semuanya pasti akan kebagian. Kemudian positioning apa yang kita tuju. Sebenarnya sekarang ini kita sudah berhasil menciptakan ‘image’ bahwa Hyundai adalah merek premium dan kita ingin menjaga itu dengan kesuksesan,” kata Budi.
“Brand yang high quality gitu dan kita ingin menjaga itu karena dengan kesuksesan kita menjaga image itu,” katanya.
Saat ini, Hyundai hanya memasarkan mobil listrik Ioniq 5 yang sudah dirakit di Cikarang, dan Ioniq 6 dengan status CBU alias impor utuh dari luar negeri. Termurah, Ioniq 5 dijual Rp782 juta, sedangkan Ioniq 6 dibanderol Rp1,2 miliar.
Baca Juga: Ini Alasan Chery Pilih Mobil Listrik Dibanding Hybrid untuk Garap Pasar Indonesia
“Kita tidak terlalu khawatir ya sebenarnya dengan kondisi seperti itu, semuanya pasti akan kebagian. Kemudian positioning apa yang kita tuju. Sebenarnya sekarang ini kita sudah berhasil menciptakan ‘image’ bahwa Hyundai adalah merek premium dan kita ingin menjaga itu dengan kesuksesan,” kata Budi.
“Brand yang high quality gitu dan kita ingin menjaga itu karena dengan kesuksesan kita menjaga image itu,” katanya.
Saat ini, Hyundai hanya memasarkan mobil listrik Ioniq 5 yang sudah dirakit di Cikarang, dan Ioniq 6 dengan status CBU alias impor utuh dari luar negeri. Termurah, Ioniq 5 dijual Rp782 juta, sedangkan Ioniq 6 dibanderol Rp1,2 miliar.
(msf)
Lihat Juga :