Hyundai Enggan Pakai LFP, Sebut Baterai Nikel Lebih Berkualitas
Kamis, 08 Februari 2024 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Chief Operating Officer PT HMID Fransiscus Soerjopranoto menyampaikan hal senada mengenai baterai LFP. Menurutnya, setelah digunakan, material yang ada di dalam baterai tidak bisa digunakan kembali dan akan menyebabkan limbah.
Baca Juga: Keuntungan Baterai LFP: Energi Lebih Awet dan Ramah Lingkungan
Oleh sebab itu, Hyundai memutuskan tetap setia dengan baterai dengan bahan baku nikel yang masih bisa didaur ulang ketika sudah tak digunakan kembali. Menurutnya, ini akan sangat baik untuk masa depan lingkungan di Indonesia.
“Jadi, untuk masa depan, atau untuk pasar Indonesia, atau untuk masyarakat sendiri, baterai NCM adalah jalan utama. Jadi, itulah jalan yang harus kita lakukan. Tapi, dalam jangkauan, baterai LFP lebih unggul dan mudah dikembangkan,” kata Frans.
Baca Juga: Keuntungan Baterai LFP: Energi Lebih Awet dan Ramah Lingkungan
Oleh sebab itu, Hyundai memutuskan tetap setia dengan baterai dengan bahan baku nikel yang masih bisa didaur ulang ketika sudah tak digunakan kembali. Menurutnya, ini akan sangat baik untuk masa depan lingkungan di Indonesia.
“Jadi, untuk masa depan, atau untuk pasar Indonesia, atau untuk masyarakat sendiri, baterai NCM adalah jalan utama. Jadi, itulah jalan yang harus kita lakukan. Tapi, dalam jangkauan, baterai LFP lebih unggul dan mudah dikembangkan,” kata Frans.
(msf)
Lihat Juga :