Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Selasa, 16 Juni 2026 - 07:34 WIB
loading...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP. Foto/ FORD
A
A
A
NEW YORK - General Motors (GM) sedang mempertimbangkan untuk membatalkan rencana penggunaan baterai lithium besi fosfat (LFP) untuk model kendaraan listrik (EV) masa depan, meskipun perusahaan sebelumnya mengumumkan niatnya untuk mengembangkan dan memproduksi baterai tersebut di Amerika Serikat.
Menurut laporan Reuters, Kepala Teknologi Baterai GM, Kurt Kelty, mengatakan perusahaan sekarang lebih fokus pada pengembangan baterai lithium mangan kaya (LMR), yang dianggap menawarkan biaya produksi yang serupa dengan LFP tetapi dengan kepadatan energi yang lebih tinggi.
Ini berarti bahwa baterai LMR dapat menyimpan lebih banyak energi dalam ukuran dan berat yang sama daripada baterai LFP.
Kelty mengatakan ada kemungkinan bahwa teknologi LFP tidak akan dimasukkan dalam portofolio kendaraan listrik GM di masa depan.
"Ada kemungkinan bahwa LFP tidak akan menjadi bagian dari portofolio kami," katanya setelah acara GM di San Francisco.
Menurutnya, baterai LMR akan menjadi teknologi utama GM untuk produksi volume tinggi di masa depan.
Meskipun GM mungkin tidak menggunakan LFP untuk kendaraan listriknya, pabrik baterai usaha patungan GM di Tennessee akan tetap mulai memproduksi sel LFP bulan ini.
Namun, sel baterai tersebut akan digunakan untuk sistem penyimpanan energi dan bukan untuk kendaraan listrik.
Menurut laporan Reuters, Kepala Teknologi Baterai GM, Kurt Kelty, mengatakan perusahaan sekarang lebih fokus pada pengembangan baterai lithium mangan kaya (LMR), yang dianggap menawarkan biaya produksi yang serupa dengan LFP tetapi dengan kepadatan energi yang lebih tinggi.
Ini berarti bahwa baterai LMR dapat menyimpan lebih banyak energi dalam ukuran dan berat yang sama daripada baterai LFP.
Kelty mengatakan ada kemungkinan bahwa teknologi LFP tidak akan dimasukkan dalam portofolio kendaraan listrik GM di masa depan.
"Ada kemungkinan bahwa LFP tidak akan menjadi bagian dari portofolio kami," katanya setelah acara GM di San Francisco.
Menurutnya, baterai LMR akan menjadi teknologi utama GM untuk produksi volume tinggi di masa depan.
Meskipun GM mungkin tidak menggunakan LFP untuk kendaraan listriknya, pabrik baterai usaha patungan GM di Tennessee akan tetap mulai memproduksi sel LFP bulan ini.
Namun, sel baterai tersebut akan digunakan untuk sistem penyimpanan energi dan bukan untuk kendaraan listrik.
Lihat Juga :