Honda Minta Insentif Mobil Hybrid Dipercepat, Juga Bebas Ganjil Genap
Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB
loading...
All New CR-V RS e:HEV mengusung 2 mesin, mesin bensin dan motor listrik. (Foto: HPM)
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah saat ini sedang menggodok regulasi insentif mobil hybrid. Wacana ini disambut baik oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) yang memiliki sejumlah lini model mobil hybrid.
Teknologi hybrid menggabungkan antara mesin pembakaran internal (ICE) dengan motor penggerak listrik yang dibekali baterai. Teknologi ini diklaim mampu menekan emisi hingga lebih dari 50 persen.
Yusak Billy selaku Sales & Marketing and Aftersales Director HPM mengatakan teknologi hybrid pada mobil Honda berperan besar dalam mengurangi polusi udara. Pasalnya, kendaraan akan digerakkan dengan motor penggerak dalam kecepatan rendah.
Oleh sebab itu, Billy merasa mobil hybrid perlu diberikan insentif yang sama seperti mobil listrik berbasis baterai (BEV). Hal ini bertujuan agar harga jual kendaraan hybrid bisa lebih terjangkau dan masyarakat Indonesia memiliki banyak pilihan model elektrifikasi.
Baca Juga: Kemenperin Kaji Insentif Tambahan Mobil Hybrid Berbasis Emisi
Teknologi hybrid menggabungkan antara mesin pembakaran internal (ICE) dengan motor penggerak listrik yang dibekali baterai. Teknologi ini diklaim mampu menekan emisi hingga lebih dari 50 persen.
Yusak Billy selaku Sales & Marketing and Aftersales Director HPM mengatakan teknologi hybrid pada mobil Honda berperan besar dalam mengurangi polusi udara. Pasalnya, kendaraan akan digerakkan dengan motor penggerak dalam kecepatan rendah.
Oleh sebab itu, Billy merasa mobil hybrid perlu diberikan insentif yang sama seperti mobil listrik berbasis baterai (BEV). Hal ini bertujuan agar harga jual kendaraan hybrid bisa lebih terjangkau dan masyarakat Indonesia memiliki banyak pilihan model elektrifikasi.
Baca Juga: Kemenperin Kaji Insentif Tambahan Mobil Hybrid Berbasis Emisi
Lihat Juga :