Honda Minta Insentif Mobil Hybrid Dipercepat, Juga Bebas Ganjil Genap
Senin, 26 Februari 2024 - 12:56 WIB
loading...
A
A
A
“Saya rasa insentif mobil hybrid itu perlu karena ini kan teknologi ramah lingkungan yang bisa mengurangi setengah emisi bila dibandingkan ICE,” kata Billy kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Billy mengungkapkan mobil hybrid Honda memiliki kinerja hampir sama dengan BEV ketika berjalan di bawah kecepatan 50 km/jam. Itu merupakan kecepatan rata-rata di kota besar, seperti Jakarta.
Hal ini membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien dan emisi yang dihasilkan sangat minim. Pasalnya, mobil digerakkan oleh baterai dan motor listrik, sedangkan mesin pembakaran akan bekerja untuk mengisi ulang daya.
“Hybrid kan gabungan bensin sama motor listrik. Kalau di Honda di bawah 50 km/jam itu menggunakan baterai dan motor listrik. Kalau penggunaan di Jakarta, kebanyakan di kecepatan itu berarti penggerak listrik yang bekerja,” ucapnya.
Baca Juga: Toyota Berharap Insentif Mobil Hybrid Segera Terwujud
Billy mengungkapkan mobil hybrid Honda memiliki kinerja hampir sama dengan BEV ketika berjalan di bawah kecepatan 50 km/jam. Itu merupakan kecepatan rata-rata di kota besar, seperti Jakarta.
Hal ini membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien dan emisi yang dihasilkan sangat minim. Pasalnya, mobil digerakkan oleh baterai dan motor listrik, sedangkan mesin pembakaran akan bekerja untuk mengisi ulang daya.
“Hybrid kan gabungan bensin sama motor listrik. Kalau di Honda di bawah 50 km/jam itu menggunakan baterai dan motor listrik. Kalau penggunaan di Jakarta, kebanyakan di kecepatan itu berarti penggerak listrik yang bekerja,” ucapnya.
Baca Juga: Toyota Berharap Insentif Mobil Hybrid Segera Terwujud
Lihat Juga :