Mengenal Magarigawa Club: Mahakarya Lintasan Balap Pribadi di Jepang
Selasa, 05 Maret 2024 - 09:05 WIB
loading...
A
A
A
Kelima vila tersebut telah ludes terjual pada penawaran pertama bulan lalu. Anggota juga akan memiliki akses ke pemandian air panas, fasilitas spa, restoran kelas atas, ruang fitness dan pelatihan, lounge bar, dan fasilitas penitipan anak.
Lintasan Balap ala F1
Yang membuat Magarigawa menonjol adalah lintasan balapnya yang luar biasa. Dirancang oleh Hermann Tilke, perancang sirkuit Formula 1 terkenal, lintasan ini bagaikan impian para pembalap.
Lintasan yang terletak di lokasi spektakuler dengan pemandangan Gunung Fuji dan Teluk Tokyo ini membentang sejauh 3,5 km dengan 22 tikungan dan jalur lurus sepanjang 800 meter. Untuk menambah tantangan, lintasan ini memiliki bagian menurun (16%) dan menanjak (20%).
Anggota klub bisa membawa sendiri mobil-mobil mewah mereka seperti Ferrari, Lamborghini, McLaren, Rolls Royce, dan Porsche ke fasilitas ini, atau memilih meninggalkannya di sirkuit.
Magarigawa Club juga memiliki tim instruktur elit, dipimpin oleh pemenang 24-Hours of Le Mans tahun 1995 dan pembalap veteran Masanori Sekiya, untuk mengajarkan teknik-teknik mengemudi kecepatan tinggi.
Magarigawa tidak dirancang untuk menggelar balapan resmi, sehingga tim Tilke memiliki keleluasaan lebih dalam menciptakan lintasan yang relatif sempit dengan kombinasi tikungan yang mengalir, seperti sirkuit Nurburgring yang terkenal di Jerman. "Lintasan ini memiliki bagian aspal 'run-off' untuk melindungi mobil-mobil berharga jika keluar jalur," jelas Tilke.
Lintasan Balap ala F1
![Mengenal Magarigawa Club: Mahakarya Lintasan Balap Pribadi di Jepang]()
Yang membuat Magarigawa menonjol adalah lintasan balapnya yang luar biasa. Dirancang oleh Hermann Tilke, perancang sirkuit Formula 1 terkenal, lintasan ini bagaikan impian para pembalap.
Lintasan yang terletak di lokasi spektakuler dengan pemandangan Gunung Fuji dan Teluk Tokyo ini membentang sejauh 3,5 km dengan 22 tikungan dan jalur lurus sepanjang 800 meter. Untuk menambah tantangan, lintasan ini memiliki bagian menurun (16%) dan menanjak (20%).
Anggota klub bisa membawa sendiri mobil-mobil mewah mereka seperti Ferrari, Lamborghini, McLaren, Rolls Royce, dan Porsche ke fasilitas ini, atau memilih meninggalkannya di sirkuit.
Magarigawa Club juga memiliki tim instruktur elit, dipimpin oleh pemenang 24-Hours of Le Mans tahun 1995 dan pembalap veteran Masanori Sekiya, untuk mengajarkan teknik-teknik mengemudi kecepatan tinggi.
Magarigawa tidak dirancang untuk menggelar balapan resmi, sehingga tim Tilke memiliki keleluasaan lebih dalam menciptakan lintasan yang relatif sempit dengan kombinasi tikungan yang mengalir, seperti sirkuit Nurburgring yang terkenal di Jerman. "Lintasan ini memiliki bagian aspal 'run-off' untuk melindungi mobil-mobil berharga jika keluar jalur," jelas Tilke.
Lihat Juga :