Suzuki Jepang Terlibat Skandal Pemalsuan Spesifikasi Pengereman untuk Alto Cargo
Rabu, 05 Juni 2024 - 11:11 WIB
loading...
Suzuki Jepang menemukan ada jarak pengereman yang dipalsukan dibandingkan pengujian sebenarnya. Foto: ist
A
A
A
JEPANG - Suzuki Motor Corporation ikut terjerat skandal yang berdampak pada sejumlah kendaraan yang dipasarkannya.
Ini membuat produsen asal Jepang itu melakukan recall atau penarikan kembali sebanyak 2 juta unit kendaraan yang beredar di negara asalnya.
Setelah ditemukan skandal pemalsuan sertifikasi di grup Toyota, pemerintah Jepang meminta Suzuki untuk melakukan penyelidikan.
Suzuki menemukan ada satu kasus yang terjadi pada 2014, di mana sertifikasi pengujian pengereman dipalsukan.
Dalam siaran pers Suzuki, disebutkan bahwa mobil yang terlibat dalam pemalsuan itu adalah Alto Cargo. Temuan Suzuki adalah jarak pengereman dipalsukan yang mana lebih pendek dalam pengujian sebenarnya.
"Dalam Catatan Uji dan Hasil Sistem Pengereman Truk dan Bus yang diserahkan pada saat pengajuan tipe Alto(non-ABS) pada bulan September 2014, penghentian jarak dalam fade test tercatat lebih pendek dari jarak berhenti yang diukur dalam pengujian sebenarnya," tulis Suzuki dalam siaran pers.
Ini membuat produsen asal Jepang itu melakukan recall atau penarikan kembali sebanyak 2 juta unit kendaraan yang beredar di negara asalnya.
Setelah ditemukan skandal pemalsuan sertifikasi di grup Toyota, pemerintah Jepang meminta Suzuki untuk melakukan penyelidikan.
Suzuki menemukan ada satu kasus yang terjadi pada 2014, di mana sertifikasi pengujian pengereman dipalsukan.
Dalam siaran pers Suzuki, disebutkan bahwa mobil yang terlibat dalam pemalsuan itu adalah Alto Cargo. Temuan Suzuki adalah jarak pengereman dipalsukan yang mana lebih pendek dalam pengujian sebenarnya.
"Dalam Catatan Uji dan Hasil Sistem Pengereman Truk dan Bus yang diserahkan pada saat pengajuan tipe Alto(non-ABS) pada bulan September 2014, penghentian jarak dalam fade test tercatat lebih pendek dari jarak berhenti yang diukur dalam pengujian sebenarnya," tulis Suzuki dalam siaran pers.
Lihat Juga :