Mobil Hybrid BYD Qin L DM-i Laku 5.000 Unit dalam 3 Hari, Mengapa?
Sabtu, 08 Juni 2024 - 18:38 WIB
loading...
Mobil hybrid BYD Qin L DM-i sangat diminati konsumen di China. Foto: ist
A
A
A
CHINA - Di China tidak melulu mobil listrik yang diminati konsumen. Tapi, juga mobil hybrid. Kenapa? Karena mobil hybrid menawarkan kepraktisan dibandingkan mobil listrik. Tapi, tetap irit. Harganya pun juga tetap terjangkau.
Buktinya, raksasa otomotif China BYD (Built Your Dreams) baru saja meluncurkan mobil sedan berteknologi Plug-in Hybrid (PHEV), Qin L DM-i. Dalam tiga hari peluncuran, mobil tersebut sudah terpesan sebanyak 5.000 unit.
Melansir Insideevs, BYD Qin L menjadi incaran banyak orang karena menawarkan jarak tempuh yang sangat panjang, mencapai 2.100 kilometer. Konsumsi bahan bakarnya juga sangat memuaskan, yang di klaim 34,4 km per liter.
![Mobil Hybrid BYD Qin L DM-i Laku 5.000 Unit dalam 3 Hari, Mengapa?]()
Efisiensi bahan bakar tersebut karena Qin L mengadopsi powertrain DM-i 5.0 yang merupakan generasi kelima PHEV BYD. Ini dibangun dengan menggunakan mesin 1,5 liter yang dapat menghasilkan tenaga 74 kW dan torsi puncak 126 Nm.
Berdasarkan pengujian CLTC, jarak tempuh apabila hanya menggunakan motor penggerak listrik, baterai bisa memberikan sumber daya hingga 80 km. Pada varian tertinggi, baterai yang lebih besar dapat memberikan jarak tempuh hingga 120 km.
Buktinya, raksasa otomotif China BYD (Built Your Dreams) baru saja meluncurkan mobil sedan berteknologi Plug-in Hybrid (PHEV), Qin L DM-i. Dalam tiga hari peluncuran, mobil tersebut sudah terpesan sebanyak 5.000 unit.
Melansir Insideevs, BYD Qin L menjadi incaran banyak orang karena menawarkan jarak tempuh yang sangat panjang, mencapai 2.100 kilometer. Konsumsi bahan bakarnya juga sangat memuaskan, yang di klaim 34,4 km per liter.

Efisiensi bahan bakar tersebut karena Qin L mengadopsi powertrain DM-i 5.0 yang merupakan generasi kelima PHEV BYD. Ini dibangun dengan menggunakan mesin 1,5 liter yang dapat menghasilkan tenaga 74 kW dan torsi puncak 126 Nm.
Berdasarkan pengujian CLTC, jarak tempuh apabila hanya menggunakan motor penggerak listrik, baterai bisa memberikan sumber daya hingga 80 km. Pada varian tertinggi, baterai yang lebih besar dapat memberikan jarak tempuh hingga 120 km.
Lihat Juga :