Selain Bangun Pabrik Rp3,3 Triliun, VinFast Gelontorkan Rp1 Triliun untuk SPKLU di Indonesia

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:11 WIB
loading...
Selain Bangun Pabrik...
Tampilan SPKLU milik VinFast yang ada di Vietnam. VinFast gelontorkan Rp1 triliun untuk SPKLU di Indonesia. Foto: ist
A A A
JAKARTA - VinFast benar-benar serius memasuki pasar Indonesia. Mereka baru saja membangun pabrik dengan nilai Rp3,32 triliun. Dan tidak berhenti sampai situ, produsen asal Vietnam itu juga siap membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang nilainya Rp1 triliun.

CEO PT VinFast Automobile Indonesia Temmy Wiradjaja mengatakan, pihaknya saat ini sedang berdiskusi dengan pihak terkait mengenai hal tersebut. Mengingat, keberadaan SPKLU sangat penting bagi keberlangsungan mobil listrik di Indonesia.

“Kita sendiri sedang menjajaki dan berdiskusi dengan pihak terkait untuk mengembangkan jaringan stasiun pengisian kendaraan listrik," kata Temmy kepada wartawan, Senin (15/7/2024).

"Kami membuat perusahaan baru untuk pengembangan charging station. Tidak hanya di Vietnam, tapi Indonesia juga bakal dikembangkan," lanjutnya.

Selain Bangun Pabrik Rp3,3 Triliun, VinFast Gelontorkan Rp1 Triliun untuk SPKLU di Indonesia

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkapkan bahwa pihak VinFast sempat menyatakan bakal berinvestasi Rp1 triliun untuk membangun SPKLU. Tapi, ia tidak menjelaskan lebih jauh mengenai kapan hal tersebut akan berlangsung.

“Sekarang pertumbuhan industri mobilnya sangat cepat di Indonesa. Ini Pasti akan diikuti dengan pembangunan SPKLU-nya. VinFast sendiri waktu itu cerita sama saya, akan investasi Rp1 triliun hanya untuk membangun SPKLU nanti," tuturnya.

Baca Juga: Sah! Pabrikan Mobil Listrik Vietnam VinFast Bangun Pabrik Senilai Rp3,2 Triliun di Subang

SPKLU di Indonesia Masih Rendah

Seperti diketahui, infrastruktur pengisian daya atau SPKLU di Indonesia memang belum mengimbangi pertumbuhan kendaraan listrik. Oleh sebab itu, dibutuhkan lebih banyak pihak yang ikut membangun charging station.

Putu Juli Ardika, Plt Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) mengatakan teknologi fast charging paling banyak dibutuhkan. Ini untuk mendukung mobilitas masyarakat dan menghapus keraguan mereka terhadap kendaraan listrik.

"Sedangkan dari kami, industrinya, itu adalah bagaimana mendorong fast charging. Jadi fast charging di tempat-tempat pemberhentian sudah ada. Nanti akan dipercepat, ini akan jadi game changer juga. Sehingga tidak akan menunggu lama dalam pengisiandaya,"ucapnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
VinFast Patenkan Desain...
VinFast Patenkan Desain Skutik Baru, Desain Mirip Vespa Primavera
Desain Mirip Yamaha...
Desain Mirip Yamaha TMax, Vinfast Rasad Siap Melesat 130 Km/Jam
VinFast Tanggapi Kabar...
VinFast Tanggapi Kabar Meninggalkan Industri Otomotif
Fakta Pahit VinFast:...
Fakta Pahit VinFast: Raja Kandang di Vietnam, Keok di Amerika, Terselamatkan Taksi di Indonesia
10 Ribu Unit Terjual...
10 Ribu Unit Terjual VinFast Disetir Armada Taksi, Konsumen Pribadi Masih Ragu?
Keawetan Baterai VinFast...
Keawetan Baterai VinFast Limo Green Diperlihatkan di IIMS 2026
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Rekomendasi
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Berita Terkini
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved