Uji Ketangguhan BYD M6, Stabil di Tol MBZ dan Libas Tanjakan Spogebob
Selasa, 06 Agustus 2024 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
Sementara untuk harga, BYD M6 Standard dibanderol Rp 379 juta. Kemudian varian M6 7-seater Superior Rp419 juta serta varian tertinggi, BYD M6 6-seater Captain Seat Rp429 juta on the road Jakarta dan sekitarnya.
SINDOnews pun berkesempatan menjajal performa mobil anyar M6 7-seater Superior dalam perjalan menempuh jarak 339 kilometer, Jakarta-Bandung pulang-pergi. Start dari kantor BYD di kawasan Sudirman, mobil langsung digeber menyusuri jalanan perkotaan yang padat pada pagi hari. Lantaran berstatus sebagai mobil listrik, BYD M6 mendapat privelege bebas sistem ganjil-genap.
![Uji Ketangguhan BYD M6, Stabil di Tol MBZ dan Libas Tanjakan Spogebob]()
Setelah melewati jalanan perkotaan yang padat, mobil pun melaju nyaman di tol dalam kota dan naik ke tol Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) Jakarta-Cikampek yang terkenal bergelombang. Dengan tiga orang berada di dalam mobil serta sejumlah barang, BYD M6 mampu melaju kencang bahkan di atas kecepatan 100 Km per jam. Hal ini sesuai dengan klaim pabrikan yang menyebut M6 mampu melaju hingga 180 Km/jam.
Kabin mobil terbukti senyap dan nyaman dengan semburan angin dingin dari AC, meski kondisi panas menyengat di luar. Kabar baiknya, mobil sama sekali tidak limbung meski digeber di tol MBZ yang terkenal bergelombang.
![Uji Ketangguhan BYD M6, Stabil di Tol MBZ dan Libas Tanjakan Spogebob]()
Masuk di kawasan tol arah Bandung, kaki-kaki dan kekedapan BYD M6 diuji. Banyaknya perbaikan jalan membuat jalan bergelombang. Mobil pun melaju tenang dan penumpang tak merasakan guncangan keras.
Asap hasil pembakaran di lahan kanan dan kiri tol juga menguji kekedapan kabin mobil dari polusi udara. Di sini terasa aroma asap tak sampai masuk ke kabin meski mobil terpaksa menerobos kabut asap.Hal ini berkat teknologi PM2.5 filtration system.
SINDOnews pun berkesempatan menjajal performa mobil anyar M6 7-seater Superior dalam perjalan menempuh jarak 339 kilometer, Jakarta-Bandung pulang-pergi. Start dari kantor BYD di kawasan Sudirman, mobil langsung digeber menyusuri jalanan perkotaan yang padat pada pagi hari. Lantaran berstatus sebagai mobil listrik, BYD M6 mendapat privelege bebas sistem ganjil-genap.

Stabil di Tol MBZ
Setelah melewati jalanan perkotaan yang padat, mobil pun melaju nyaman di tol dalam kota dan naik ke tol Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) Jakarta-Cikampek yang terkenal bergelombang. Dengan tiga orang berada di dalam mobil serta sejumlah barang, BYD M6 mampu melaju kencang bahkan di atas kecepatan 100 Km per jam. Hal ini sesuai dengan klaim pabrikan yang menyebut M6 mampu melaju hingga 180 Km/jam.
Kabin mobil terbukti senyap dan nyaman dengan semburan angin dingin dari AC, meski kondisi panas menyengat di luar. Kabar baiknya, mobil sama sekali tidak limbung meski digeber di tol MBZ yang terkenal bergelombang.

Masuk di kawasan tol arah Bandung, kaki-kaki dan kekedapan BYD M6 diuji. Banyaknya perbaikan jalan membuat jalan bergelombang. Mobil pun melaju tenang dan penumpang tak merasakan guncangan keras.
Asap hasil pembakaran di lahan kanan dan kiri tol juga menguji kekedapan kabin mobil dari polusi udara. Di sini terasa aroma asap tak sampai masuk ke kabin meski mobil terpaksa menerobos kabut asap.Hal ini berkat teknologi PM2.5 filtration system.
Lihat Juga :