Korsel Sebut Kasus Mobil Listrik Meledak Teror Negaranya
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 19:12 WIB
loading...
A
A
A
Surat kabar Chosun Ilbo melaporkan bahwa Korea Selatan berencana mewajibkan produsen kendaraan listrik untuk mengungkapkan merek baterai yang digunakan pada kendaraan mereka.
Saat ini, produsen kendaraan di Korea Selatan diharuskan memberikan informasi tertentu tentang kendaraan seperti efisiensi bahan bakar, namun hanya sedikit rincian tentang baterai dan tidak diharuskan menyebutkan nama produsen baterai.
Laporan media juga menyebutkan bahwa pekan lalu, sebuah sedan listrik Mercedes-Benz dengan baterai buatan perusahaan China Farasis Energy terbakar di garasi bawah tanah sebuah apartemen di Incheon, Korea Selatan.
Api membutuhkan waktu lebih dari delapan jam untuk dipadamkan dan menyebabkan kerusakan pada sekitar 140 mobil, sementara 23 orang dirawat di rumah sakit.
Mercedes-Benz Korea menyatakan bahwa mereka menanggapi kejadian ini dengan serius dan berencana bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
Namun Farasis belum mengomentari insiden tersebut.
Saat ini, produsen kendaraan di Korea Selatan diharuskan memberikan informasi tertentu tentang kendaraan seperti efisiensi bahan bakar, namun hanya sedikit rincian tentang baterai dan tidak diharuskan menyebutkan nama produsen baterai.
Laporan media juga menyebutkan bahwa pekan lalu, sebuah sedan listrik Mercedes-Benz dengan baterai buatan perusahaan China Farasis Energy terbakar di garasi bawah tanah sebuah apartemen di Incheon, Korea Selatan.
Api membutuhkan waktu lebih dari delapan jam untuk dipadamkan dan menyebabkan kerusakan pada sekitar 140 mobil, sementara 23 orang dirawat di rumah sakit.
Mercedes-Benz Korea menyatakan bahwa mereka menanggapi kejadian ini dengan serius dan berencana bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
Namun Farasis belum mengomentari insiden tersebut.
Lihat Juga :