Toyota Minta Drama Pilkada 2024 Tak Menganggu Penjualan Mobil
Senin, 26 Agustus 2024 - 13:38 WIB
loading...
Jajaran mobil Toyota di GIIAS 2024. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia akan dihadapkan dengan pesta demokrasi Pilkada Serentak 2024, pada November mendatang. Kondisi ini diprediksi akan kembali mengganggu industri otomotif seperti saat Pilpres 2024 Februari lalu.
BACA JUGA - Penjualan Mobil Astra Tembus 377.358 Unit, Toyota dan Lexus Terlaris
Yusuf Bahtiar, After Sales Support Dept Head Auto2000 mengatakan Pilkada Serentak 2024 memang akan memberi dampak pada penjualan mobil. Tapi, pengaruhnya tidak terlalu besar seperti Pilpres 2024.
"Kalau penjualan rasanya memang akan ada dampak. Namun untuk otomotif tidak hanya Single Factor, namun kondisi pasar juga cukup menantang," kata Yusuf saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2024).
Lebih lanjut, Yusuf mengungkapkan beberapa faktor yang membuat penjualan mobil lesu tahun ini. Salah satu penyebabnya adalah kondisi ekonomi Indonesia yang melemah sehingga daya belinya berkurang.
BACA JUGA - Penjualan Mobil Astra Tembus 377.358 Unit, Toyota dan Lexus Terlaris
Yusuf Bahtiar, After Sales Support Dept Head Auto2000 mengatakan Pilkada Serentak 2024 memang akan memberi dampak pada penjualan mobil. Tapi, pengaruhnya tidak terlalu besar seperti Pilpres 2024.
"Kalau penjualan rasanya memang akan ada dampak. Namun untuk otomotif tidak hanya Single Factor, namun kondisi pasar juga cukup menantang," kata Yusuf saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2024).
Lebih lanjut, Yusuf mengungkapkan beberapa faktor yang membuat penjualan mobil lesu tahun ini. Salah satu penyebabnya adalah kondisi ekonomi Indonesia yang melemah sehingga daya belinya berkurang.
Lihat Juga :