Jerman Siap Selamatkan Volkswagen dari Kebangkrutan

Jum'at, 20 September 2024 - 23:43 WIB
loading...
Jerman Siap Selamatkan...
Volkswagen terancam bangkrut. FOTO/ DAILY
A A A
BERLIN - Pemerintah Jerman saat ini sedang mempertimbangkan cara untuk mendukung produsen mobil Volkswagen (VW), kata Menteri Ekonomi Robert Habeck pada hari Kamis.

BACA JUGA - Volkswagen Group akan Kuasai Seluruh Saham Audi

Habeck, yang juga menjabat Wakil Rektor Jerman, melontarkan komentar tersebut sebagai jawaban atas pertanyaan tentang ancaman pemutusan hubungan kerja di perusahaan pembuat mobil tersebut.

Apa pendapat Habeck tentang kemungkinan dukungan untuk VW?

"VW penting bagi Jerman," kata Habeck kepada wartawan di kota Papenburg di Lower Saxony.

Habeck dijadwalkan mengunjungi pabrik VW di Emden, juga di Lower Saxony, pada hari Jumat.

Sumber pemerintah mengatakan Kementerian Perekonomian sedang mempertimbangkan cara untuk mengatasi lemahnya penjualan kendaraan listrik.

Penjualan kendaraan listrik menurun setelah pemerintah menghentikan subsidinya.

Kementerian mengatakan asosiasi mobil VDA, IG Metall Union, produsen dan pemasok mobil akan mengambil bagian dalam pertemuan puncak mobil Jerman pada hari Senin.

VW melaporkan penurunan laba bersih sebesar 14 persen pada semester pertama tahun ini.

Krisis ini juga berdampak pada laba bersih BMW yang turun hampir 15 persen dan Mercedes-Benz yang turun hampir 16 persen.

Produsen mobil tersebut telah mengakhiri perjanjian keamanan kerja yang telah berumur puluhan tahun dengan serikat pekerja di Jerman, dan penutupan pabrik serta PHK sedang dibahas.

Juga pada hari Kamis, VW membantah laporan media bahwa mereka berencana memberhentikan hingga 30.000 orang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Honda Kaget, Volkswagen...
Honda Kaget, Volkswagen Belajar: China Kini Jadi Guru Industri Mobil Dunia
Tak Sekadar Penggerak...
Tak Sekadar Penggerak Roda, Ternyata Baterai Chery Q Punya Fungsi Lain
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Rekomendasi
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved