Keamanan Jadi Alasan Amerika Blok Impor Mobil dari China dan Rusia

Rabu, 25 September 2024 - 12:07 WIB
loading...
Keamanan Jadi Alasan...
Pemerintah China berupaya untuk melarang impor mobil dari China dengan berbagai macam cara. Foto: ist
A A A
AMERIKA - Pemerintahan Biden sedang menggodok aturan untuk melarang penjualan dan impor perangkat keras dan perangkat lunak buatan China dan Rusia untuk mobil yang terhubung ke internet (connected vehicles). Alasannya karena berpotensi diretas, yang digambarkan oleh Departemen Perdagangan sebagai “ancaman nyata”.

Kendaraan Terhubung Rentan terhadap Ancaman

Larangan yang diusulkan ini bertujuan untuk mengamankan kendaraan yang dapat berkomunikasi secara eksternal melalui Wi-Fi, Bluetooth, sistem seluler atau satelit, sebuah fitur yang semakin umum pada kendaraan baru.

Para pejabat AS mengatakan sistem-sistem ini berisiko terhadap gangguan asing, yang dapat menyebabkan gangguan dan sabotase.

Fokus pada Keamanan Nasional

“Ini bukan tentang perdagangan atau keuntungan ekonomi. Ini adalah tindakan keamanan nasional semata," dalih Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo dalam panggilan kepada wartawan.

“Kami berfokus pada ancaman keamanan nasional, ancaman yang sangat nyata, yang ditimbulkan oleh kendaraan yang terhubung terhadap negara kami dan rakyat Amerika."

Tuduhan Subsidi yang Tidak Adil

Para pejabat AS dan Eropa menuduh bahwa pemerintah China dan produsen mobil lokal secara tidak adil memberikan subsidi kepada industri tersebut. Mereka juga menyebut bahwa hal itu dapat menyebabkan banjir impor murah yang mendistorsi pasar.

Hal ini telah mendorong AS dan Uni Eropa untuk menaikkan tarif impor kendaraan listrik China.

China sendiri membantah hal tersebut. Mereka juga protes bahwa pengenaan tarif tinggi tersebut merupakan upaya untuk menghambat persaingan.

Kendaraan Terhubung: Ancaman Terhadap Infrastruktur

Kendaraan yang terhubung secara merupakan ancaman karena tertanam dalam infrastruktur AS, kata penasihat keamanan nasional Jake Sullivan, termasuk stasiun pengisian daya, sistem penyimpanan, dan pembangkit listrik.

“Mobil saat ini memiliki kamera, mikrofon, pelacakan GPS, dan teknologi lain yang terhubung ke internet. Tidak perlu banyak imajinasi untuk memahami bagaimana musuh asing yang memiliki akses terhadap informasi ini dapat menimbulkan risiko serius bagi keamanan nasional kita dan privasi warga AS," kata Jake.

Investigasi dan Aturan Baru

Proposal ini muncul sebagai hasil dari penyelidikan apakah kendaraan buatan China mengancam keamanan nasional. Departemen Perdagangan memulai penyelidikan pada bulan Februari, dengan alasan peningkatan besar dalam data pribadi yang diambil mobil melalui sensor dan kamera mereka.

Larangan perangkat lunak akan berlaku untuk kendaraan model tahun 2027, sedangkan aturan perangkat keras akan berlaku untuk kendaraan model tahun 2030. Unit tanpa tahun model akan tunduk pada aturan ini mulai 1 Januari 2029.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Rekomendasi
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Vinicius Moncer, Brasil...
Vinicius Moncer, Brasil Gunduli Haiti 3-0
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved