AS Naikan Tarif Impor, Harga Jual Mobil Listrik China Tetap Murah
Selasa, 01 Oktober 2024 - 22:03 WIB
loading...
Mobil Listrik China Dijual dengan Harga Murah. FOTO/ DAILY
A
A
A
NEW YORK - Setelah Amerika Serikat menaikan tarif impor terhadap kendaraan listrik impor China mulai berlaku, beberapa model akan tetap lebih murah dibandingkan mobil Amerika.
BACA JUGA - Soal Mobil Listrik, China Gagal Luluhkan Eropa
Hal ini merupakan pertanda besarnya tantangan yang dihadapi kebijakan kendaraan listrik di Amerika Serikat.
Bea masuk 100 persen terhadap kendaraan listrik, diumumkan pada hari Jumat dan akan mulai berlaku pada 27 September setelah peninjauan selama empat tahun berdasarkan apa yang disebut oleh Kantor Perwakilan Dagang AS. sebagai praktik perdagangan yang tidak adil.
KITA. mengimpor beberapa kendaraan listrik dari China, sehingga langkah pemerintah tersebut, yang merupakan bagian dari kenaikan tarif lebih luas terhadap barang-barang China, sebagian besar bersifat preventif dan dimaksudkan untuk memberi waktu bagi industri Amerika untuk mengejar ketertinggalannya.
“Kebijakan industri China yang menargetkan kendaraan listrik dapat mengancam investasi federal di sektor ini,” kata USTR dalam pemberitahuan tindakannya seperti dilansir dari Asia Nikkei.
Meskipun AS berupaya mempercepat transisi ke kendaraan listrik dengan bantuan pemerintah, China tetap memimpin dalam hal produksi dan adopsi setelah melakukan upaya nasional selama satu dekade.
BACA JUGA - Soal Mobil Listrik, China Gagal Luluhkan Eropa
Hal ini merupakan pertanda besarnya tantangan yang dihadapi kebijakan kendaraan listrik di Amerika Serikat.
Bea masuk 100 persen terhadap kendaraan listrik, diumumkan pada hari Jumat dan akan mulai berlaku pada 27 September setelah peninjauan selama empat tahun berdasarkan apa yang disebut oleh Kantor Perwakilan Dagang AS. sebagai praktik perdagangan yang tidak adil.
KITA. mengimpor beberapa kendaraan listrik dari China, sehingga langkah pemerintah tersebut, yang merupakan bagian dari kenaikan tarif lebih luas terhadap barang-barang China, sebagian besar bersifat preventif dan dimaksudkan untuk memberi waktu bagi industri Amerika untuk mengejar ketertinggalannya.
“Kebijakan industri China yang menargetkan kendaraan listrik dapat mengancam investasi federal di sektor ini,” kata USTR dalam pemberitahuan tindakannya seperti dilansir dari Asia Nikkei.
Meskipun AS berupaya mempercepat transisi ke kendaraan listrik dengan bantuan pemerintah, China tetap memimpin dalam hal produksi dan adopsi setelah melakukan upaya nasional selama satu dekade.
Lihat Juga :