BYD Atto 3 Gagal Uji ADAS! Euro NCAP: Tidak Direkomendasikan!

Senin, 28 Oktober 2024 - 15:50 WIB
loading...
BYD Atto 3 Gagal Uji...
BYD Atto 3 dianggap gagal menjalani pengujian Euro NCAP. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Euro NCAP memberi peringkat “Tidak Direkomendasikan” kepada BYD Atto 3. Sistem Intelligent Adaptive Cruise Control-nya dinilai kurang mampu membaca rambu lalu lintas dengan akurat.

Di era otomotif modern, fitur Advanced Driving Assistance System (ADAS) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari mobil-mobil terbaru sebagai tambahan keamanan.

Salah satu teknologi yang semakin diandalkan adalah Lane Departure Warning, yang memperingatkan pengemudi saat kendaraan mulai keluar jalur tanpa disadari.

Sebagai lembaga independen yang menguji standar keselamatan kendaraan, Euro NCAP secara rutin merilis daftar mobil dengan sistem ADAS terbaik berdasarkan uji coba ketat.

Pada 2024, Euro NCAP menaikkan standar pengujian, memperluas kriteria untuk pemantauan pengemudi dan menambahkan langkah-langkah bantuan kecepatan yang lebih relevan dengan fitur jalan dan bahaya lokal.

Euro NCAP juga meningkatkan skenario Safety Backup dengan memperluas uji penghindaran terhadap pengendara motor, sepeda, dan pejalan kaki.

Dari pengujian ini, dua mobil menonjol berkat performa fitur ADAS mereka yang sangat unggul: BMW i5 dan Mercedes-Benz C-Class, yang berhasil mendapatkan peringkat ‘Sangat Bagus’.

Kedua mobil ini menawarkan sistem kontrol kecepatan dan kemudi lateral yang sangat akurat, memungkinkan pengemudi tetap fokus dan siap mengambil kendali kapan pun diperlukan.

Mercedes-Benz C-Class, khususnya, mendapatkan nilai sangat tinggi untuk fitur Safety Backup-nya. Dalam situasi darurat, mobil akan secara otomatis bergerak ke bahu jalan dan melakukan penghentian yang terkendali jika pengemudi tidak merespons. Sistem ini menambahkan lapisan keamanan yang sangat penting, terutama bagi pengemudi yang berpotensi kehilangan fokus atau mengalami keadaan darurat kesehatan.

Selain BMW dan Mercedes, Volkswagen ID.7 dan Volvo EC40 juga menunjukkan performa baik dalam uji coba Euro NCAP, meskipun fitur-fitur mereka belum sepenuhnya sekuat BMW dan Mercedes.

Sementara itu, Euro NCAP memberi peringkat ‘Tidak Direkomendasikan’ kepada BYD ATTO 3. Sistem Intelligent Adaptive Cruise Control-nya dinilai kurang mampu membaca rambu lalu lintas dengan akurat dan kinerjanya yang rendah dalam Assistance Competence membuat kendaraan ini dianggap tidak aman dalam situasi penting yang memerlukan respons cepat.

“Evaluasi ini memberikan wawasan penting bagi konsumen terkait teknologi Assisted Driving yang tersedia di kendaraan saat ini,” ujar Adriano Palao Bernal, Manajer Teknis ADAS & AD di Euro NCAP.

Baca Juga: Tantang Dominasi BYD & Tesla, Hyundai Hadirkan Mobil Listrik Khusus China!

“Meski teknologi ini mampu meningkatkan kenyamanan berkendara, ada kelemahan yang perlu diantisipasi. Oleh karena itu, pengawasan pengemudi dan kesadaran situasional adalah hal yang mutlak saat menggunakan sistem ini.”

Euro NCAP mengingatkan bahwa meskipun ADAS memberi banyak kemudahan, tanggung jawab penuh tetap ada di tangan pengemudi.

Teknologi canggih ini, jika tidak digunakan dengan bijak, dapat menghadirkan risiko baru. Dengan tetap waspada dan bijak dalam memanfaatkan fitur-fitur modern ini, pengalaman berkendara pun menjadi lebih amandanterkendali.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Putusan Mahkamah Agung...
Putusan Mahkamah Agung Tetapkan Worcas Group Menang atas Sengketa Merek DENZA
BYD Rilis Sedan Mewah...
BYD Rilis Sedan Mewah Yangwang U7 Bermesin Empat Motor Listrik dengan Jangkauan 1.006 Km
Emas Jadi Aset Cadangan...
Emas Jadi Aset Cadangan Terbesar Kedua di Dunia, 36.000 Ton Emas Disimpan Bank Sentral
Rekomendasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Berita Terkini
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved