Mercedes Kembangkan Rem Khusus untuk Motor dan Mobil Listrik
Kamis, 28 November 2024 - 19:49 WIB
loading...
Rem Khusus untuk Motor dan Mobil Listrik Mercedes. FOTO/ CARSCOOPS
A
A
A
BERLIN - Mayoritas mobil saat ini menggunakan kaliper rem pada cakram rem pada hub roda sebagai sistem pengereman utama pada seluruh roda mobil.
BACA JUGA - Cara Merawat Rem Mobil Agar Umurnya Panjang
Namun kini Mercedes telah melangkah lebih jauh dengan menempatkan rem pada sistem unit penggerak kendaraan listrik (motor listrik), dan memiliki berbagai keunggulan, antara lain tidak perlu melakukan servis rem sepanjang umur mobil.
Seperti dilansir dari InsideEVs, kendaraan listrik dapat menggunakan motornya untuk melambat, tidak hanya menghemat gesekan rem dari keausan tetapi juga memasukkan listrik ke dalam baterainya.
Berbagai perusahaan telah mengusulkan berbagai jenis rem untuk kendaraan listrik, mulai dari rem cakram seperti rem tromol yang digunakan Volkswagen pada semua kendaraan yang dibangun di atas platform MEB-nya, seperti ID.4 atau Audi Q4 E-Tron.
VW berpendapat bahwa bahkan pada kendaraan listriknya yang berkekuatan lebih dari 300 tenaga kuda, rem tromol sudah cukup untuk bagian belakang.
Sebagian besar pengereman dilakukan oleh rem depan, jadi kembali ke gaya rem lama (yang lebih murah daripada rem cakram) adalah salah satu cara VW mengadaptasi kendaraannya untuk penggerak listrik.
BACA JUGA - Cara Merawat Rem Mobil Agar Umurnya Panjang
Namun kini Mercedes telah melangkah lebih jauh dengan menempatkan rem pada sistem unit penggerak kendaraan listrik (motor listrik), dan memiliki berbagai keunggulan, antara lain tidak perlu melakukan servis rem sepanjang umur mobil.
Seperti dilansir dari InsideEVs, kendaraan listrik dapat menggunakan motornya untuk melambat, tidak hanya menghemat gesekan rem dari keausan tetapi juga memasukkan listrik ke dalam baterainya.
Berbagai perusahaan telah mengusulkan berbagai jenis rem untuk kendaraan listrik, mulai dari rem cakram seperti rem tromol yang digunakan Volkswagen pada semua kendaraan yang dibangun di atas platform MEB-nya, seperti ID.4 atau Audi Q4 E-Tron.
VW berpendapat bahwa bahkan pada kendaraan listriknya yang berkekuatan lebih dari 300 tenaga kuda, rem tromol sudah cukup untuk bagian belakang.
Sebagian besar pengereman dilakukan oleh rem depan, jadi kembali ke gaya rem lama (yang lebih murah daripada rem cakram) adalah salah satu cara VW mengadaptasi kendaraannya untuk penggerak listrik.
Lihat Juga :