Mungkinkah Penjualan Mobil Tembus 1 Juta Unit Lagi?
Jum'at, 06 Desember 2024 - 08:17 WIB
loading...
Penjualan mobil di Indonesia diharapkan bisa kembali menembus 1 juta unit seperti tahun-tahun sebelumnya. Foto: Neta
A
A
A
JAKARTA - Industri otomotif Indonesia saat ini sedang dalam tekanan, khususnya pasar mobil. Tapi, ada harapan bisa kembali seperti tahun-tahun sebelumnya apabila kondisi pasar tetap stabil seperti di akhir tahun.
Tekanan yang terjadi sepanjang tahun ini membuat Gabungan Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) mengubah target penjualan. Awalnya 1,1 juta unit, diubah menjadi 850 ribu unit.
Kukuh Kumara selaku Sekretariat Umum Gaikindo optimistis penjualan mobil di Indonesia bisa membaik tahun depan. Asalkan, pasar mobil di Indonesia tetap menunjukkan geliat seperti yang terjadi pada akhir tahun ini.
"Kalau kita pinginnya kan optimistis, kalau nggak ada apa-apa seperti sekarang tren-nya sudah mulai meningkat kan. seperti kemarin kita baru selesai dengan GJAW 2024 hasilnya belum kelihatan. Tapi kalau melihat antusiasme masyarakat dan SPK itu kita optimis," kata Kukuh di Jakarta, belum lama ini.
Namun, Kukuh berharap pemerintah bisa memberikan stimulus terhadap industri otomotif pada tahun depan. Sebab, hal tersebut meningkatkan daya beli masyarakat terhadap mobil baru.
Tekanan yang terjadi sepanjang tahun ini membuat Gabungan Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) mengubah target penjualan. Awalnya 1,1 juta unit, diubah menjadi 850 ribu unit.
Kukuh Kumara selaku Sekretariat Umum Gaikindo optimistis penjualan mobil di Indonesia bisa membaik tahun depan. Asalkan, pasar mobil di Indonesia tetap menunjukkan geliat seperti yang terjadi pada akhir tahun ini.
"Kalau kita pinginnya kan optimistis, kalau nggak ada apa-apa seperti sekarang tren-nya sudah mulai meningkat kan. seperti kemarin kita baru selesai dengan GJAW 2024 hasilnya belum kelihatan. Tapi kalau melihat antusiasme masyarakat dan SPK itu kita optimis," kata Kukuh di Jakarta, belum lama ini.
Namun, Kukuh berharap pemerintah bisa memberikan stimulus terhadap industri otomotif pada tahun depan. Sebab, hal tersebut meningkatkan daya beli masyarakat terhadap mobil baru.
Lihat Juga :