Hyundai Pecah Rekor Pendapatan Rp537 Triliun, tapi Kok Labanya Anjlok?

Senin, 11 Mei 2026 - 09:58 WIB
loading...
Hyundai Pecah Rekor...
Hyundai Motor Company membuka tahun 2026 dengan sebuah paradoks. Di satu sisi, pendapatan perusahaan pecah rekor tertinggi sepanjang sejarah. Di sisi lain, laba operasional mereka justru tergerus cukup dalam. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
KOREA SELATAN - Hyundai mencetak sejarah pendapatan tertinggi di awal 2026 berkat mobil hybrid, meski tantangan tarif global mulai menggerogoti laba bersih perusahaan.

Hyundai Motor Company membuka tahun 2026 dengan sebuah paradoks. Di satu sisi, pendapatan perusahaan pecah rekor tertinggi sepanjang sejarah. Di sisi lain, laba operasional mereka justru tergerus cukup dalam.

Pemicu utamanya jelas: perang tarif di Amerika Serikat dan ketidakpastian geopolitik global. Namun, Hyundai punya "juru selamat" baru, yaitu lini kendaraan hybrid yang laris manis.

Rapor Keuangan Global: Pendapatan Naik, Laba Turun

Pada Kuartal I 2026, Hyundai mencatatkan angka-angka yang sangat kontras. Berdasarkan laporan resmi, pendapatan mereka mencapai KRW 45,94 triliun (setara Rp528,31 triliun), tumbuh 3,4% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Namun, mari lihat sisi lainnya:

Laba Operasional: Terjun 30,8% menjadi KRW 2,51 triliun (Rp28,86 triliun).
Laba Bersih: Turun 23,6% ke angka KRW 2,58 triliun (Rp29,67 triliun).
Margin Laba Operasional: Berada di angka 5,5%.
Dividen Kuartalan: Tetap di angka KRW 2.500 (Rp28.750) per saham biasa.
Meski laba turun, pangsa pasar global Hyundai justru naik dari 4,6% menjadi 4,9%. Di Amerika Serikat, mereka bahkan berhasil mencaplok 6% pasar, naik dari sebelumnya 5,6%.

Min Ji, Senior Analyst S&P Global Mobility, memberikan catatan penting terkait dinamika ini.

"Meningkatnya harga bahan bakar fosil dan ketidakpastian global secara tak terelakkan akan mempercepat transisi ke model kendaraan yang lebih efisien," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Hyundai SantaFe EREV...
Hyundai SantaFe EREV Kepergok Sedang Cas Baterai, Segini Jangkauannya
Heboh! Penjualan Mobil...
Heboh! Penjualan Mobil Nasional April 2026 Tembus 80 Ribu Unit, Rekor Baru Pasca-Lebaran
Hyundai dan KAI Bergabung...
Hyundai dan KAI Bergabung Hadirkan Taksi Terbang di Korea Selatan
Inilah 5 Merek Mobil...
Inilah 5 Merek Mobil Paling Tidak Laku di Indonesia
Hyundai Kembangkan Motor...
Hyundai Kembangkan Motor Listrik EV 215 HP untuk Semua Jenis Kendaraan
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Berita Terkini
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved