Ford Akui Riset untuk Hadirkan Mobil Listrik Tidak Murah

Selasa, 11 Februari 2025 - 18:17 WIB
loading...
A A A
Meskipun Model E mengalami kerugian, Ford menjual 34,8% lebih banyak kendaraan listrik tahun lalu di Amerika, yang mana pengirimannya meningkat menjadi 97.865 unit. Kendaraan hibrida juga meningkat 40,1% menjadi 187.426 kendaraan. Namun, penjualan kendaraan berbahan bakar bensin dan solar mencapai 1.793.541 unit atau +0,2 persen dibanding tahun 2023.

Tahun lalu menandai tahun ke-47 berturut-turut F-Series menjadi truk terlaris di Amerika Serikat, tetapi bos Ford mengakui EV besar itu memiliki masalah besar. Dalam panggilan konferensi keuangan 2024 minggu ini, CEO Ford Jim Farley mengatakan kendaraan listrik bukanlah "teknologi yang bagus" untuk menarik beban karena baterainya "terlalu besar".

Farley mengatakan kendaraan listrik ukuran penuh memiliki aerodinamika yang lebih buruk dan lebih berat dibanding kendaraan berbahan bakar bensin, sehingga diperlukan baterai yang lebih besar dan lebih mahal untuk jarak tempuh yang sama. Ford juga menunda peluncuran truk pikap ukuran sedang baru hingga akhir tahun 2027, atau sekitar 18 bulan lebih lambat dari perkiraan awal karena masalah ini.

Pada bulan Februari 2024, tim R&D Ford bertanggung jawab untuk mengembangkan platform berbiaya rendah baru untuk mendukung kendaraan listrik yang lebih murah yang akan menyaingi "Tesla yang terjangkau dan OEM Cina." Selain itu, Ford juga mempelajari dan mengembangkan kendaraan listrik jarak jauh (EREV) dengan mesin gas yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai.

Seperti terlihat pada Mazda MX-30 R-EV, yang mesinnya berfungsi sebagai generator, ia tidak akan dihubungkan secara mekanis ke poros. Sebagai gantinya, motor listrik akan menggerakkan roda. Sebagai catatan, Ram 1500 Ramcharger akan menjadi truk listrik dengan mesin gas yang memperluas jangkauan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Berita Terkini
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Infografis
7 Alasan Pemilik Mobil...
7 Alasan Pemilik Mobil Listrik Ingin Kembali ke Mobil Bensin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved