Diminta Produksi Mobil Listrik di Indonesia, Toyota: Masih Butuh Studi dan Riset
Jum'at, 21 Februari 2025 - 22:38 WIB
loading...
Fokus Toyota saat ini adalah memastikan transisi yang mulus ke era kendaraan listrik dengan tetap mengembangkan teknologi hybrid. Foto: TAM
A
A
A
JAKARTA - Di tengah persaingan pasar mobil listrik yang semakin ketat di pasar lokal, Toyota mengambil pendekatan berbeda. Pabrikan asal Jepang itu fokus pada pengembangan dan pemasaran mobil hybrid, yang juga berperan penting dalam mengurangi emisi karbon.
Saat ini, Toyota baru memasarkan satu model mobil listrik di Indonesia, yaitu bZ4X, yang masih diimpor utuh (CBU) dari Jepang.
Rencana Produksi Mobil Listrik di Indonesia
Karena itu, banyak pihak mempertanyakan kapan Toyota akan memproduksi mobil listrik di Indonesia.
Menanggapi hal ini, Head of Public Relations PT Toyota Astra Motor (TAM), Philardi Ogi, menyatakan bahwa Toyota memiliki rencana ke arah tersebut, namun ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan.
“Sebenarnya begini, kalau kita dari manufacturing dan principal akan lebih baik kalau local production. Bukan cuma mobil listrik sebenarnya, mobil CBU lain juga, kalau dapat skala ekonomi, market sudah bagus, kita akan lebih banyak produksi nasional," kata Ogi, sapaan akrabnya, di IIMS 2025.
Ogi menambahkan, bahwa Toyota masih membutuhkan studi dan riset yang mendalam untuk merealisasikan produksi mobil listrik di Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan seluruh ekosistem kendaraan listrik dapat berjalan dengan baik.
Saat ini, Toyota baru memasarkan satu model mobil listrik di Indonesia, yaitu bZ4X, yang masih diimpor utuh (CBU) dari Jepang.
Rencana Produksi Mobil Listrik di Indonesia
![Diminta Produksi Mobil Listrik di Indonesia, Toyota: Masih Butuh Studi dan Riset]()
Karena itu, banyak pihak mempertanyakan kapan Toyota akan memproduksi mobil listrik di Indonesia. 
Menanggapi hal ini, Head of Public Relations PT Toyota Astra Motor (TAM), Philardi Ogi, menyatakan bahwa Toyota memiliki rencana ke arah tersebut, namun ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan.
“Sebenarnya begini, kalau kita dari manufacturing dan principal akan lebih baik kalau local production. Bukan cuma mobil listrik sebenarnya, mobil CBU lain juga, kalau dapat skala ekonomi, market sudah bagus, kita akan lebih banyak produksi nasional," kata Ogi, sapaan akrabnya, di IIMS 2025.
Ogi menambahkan, bahwa Toyota masih membutuhkan studi dan riset yang mendalam untuk merealisasikan produksi mobil listrik di Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan seluruh ekosistem kendaraan listrik dapat berjalan dengan baik.
Lihat Juga :