Tesla Model Y Baru Terima 200.000 Pesanan di China

Jum'at, 14 Maret 2025 - 17:02 WIB
loading...
Tesla Model Y Baru Terima...
Tesla Model Y Baru. FOTO/ EV POWERED
A A A
BEIJING - Tesla meluncurkan versi terbaru Model Y, yang dikenal sebagai Juniper, di pasar China pada 10 Januari.

BACA JUGA - Tesla Gugat Tesla, Ternyata Ini Masalahnya

Sejak saat itu, kendaraan sport serba guna (SUV) listrik tersebut telah menerima sambutan luar biasa, mencapai 200.000 pesanan awal.

Model Y Juniper memiliki beberapa peningkatan signifikan dibandingkan model sebelumnya. Versi penggerak roda belakang dilengkapi dengan baterai 62,5 kWh, menyediakan jangkauan berkendara sejauh 593 kilometer menurut standar CLTC.

Ini merupakan peningkatan 39 kilometer dibandingkan model sebelumnya yang menawarkan 554 kilometer.

Motor listrik belakangnya menghasilkan daya puncak 220 kW, yang memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam 5,3 detik, lebih cepat dari model sebelumnya yang mencatat waktu 5,9 detik.

Versi penggerak semua roda jarak jauh menggunakan baterai 78,4 kWh dengan jangkauan berkendara 719 kilometer, meningkat 31 kilometer dari model sebelumnya yang menawarkan 688.

Di China, Juniper Model Y ditawarkan dalam dua varian utama:

Penggerak Roda Belakang: Harga mulai dari 263.500 yuan .

Penggerak Semua Roda Jarak Jauh: Harga mulai dari 303.500 yuan

Sejak diluncurkan, Model Y Juniper menerima 50.000 pesanan awal pada hari pertama. Pengiriman pertama dimulai pada tanggal 26 Februari, dengan lebih dari 6.000 unit dikirimkan ke pelanggan di China pada minggu pertama.

Selain Model Y, Tesla berencana meluncurkan truk pikap listrik Cybertruck di China tahun ini. Meskipun permintaan truk pikap di China relatif rendah, Tesla yakin bahwa desain futuristik Cybertruck akan menarik minat pelanggan muda.

Dengan tanggapan positif terhadap Model Y Juniper, Tesla terus memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik di China.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Kekayaan Elon Musk Tembus...
Kekayaan Elon Musk Tembus Rp11.620 Triliun, Resmi Lebih Kaya dari Negara Belgia dan Argentina
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
Rekomendasi
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Berita Terkini
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved