Sangat Janggal, Toyota Tiba-tiba Bikin Mobil Listrik di China
Minggu, 23 Maret 2025 - 02:34 WIB
loading...
A
A
A
Nissan gagal memproduksi mobil listrik secepat mungkin untuk memenuhi permintaan pasar Cina dan pada saat yang sama Nissan juga gagal menawarkan serangkaian kendaraan dengan powertrain hybrid yang cukup untuk memuaskan selera konsumen China.
Akibatnya, penjualan merek China menurun tajam, hingga pada tahun 2024 Nissan hanya mampu menjual 690.000 unit kendaraan di China. Hal ini menyebabkan Nissan mengalami masalah keuangan yang serius karena pasar China merupakan "sapi perah" bagi Nissan.
Pangsa pasar Nissan turun 50% hingga Nissan terpaksa menutup beberapa pabrik dan mengambil inisiatif luar biasa untuk menyelamatkan perusahaan, termasuk menjadi anak perusahaan Honda.
Apa yang terjadi pada Nissan dipelajari oleh Toyota melalui proses "yokoten". Jika Nissan dapat mengemas produknya di China, hal yang sama dapat terjadi pada merek Toyota. Data menunjukkan pangsa pasar Toyota turun 6,9% di Tiongkok pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023
Jadi meskipun Toyota bersikeras bahwa program elektrifikasi kendaraan bukanlah prioritas mereka saat ini, dan Toyota sedang sibuk mengembangkan mesin baru di Jepang, agar tetap sukses dan relevan di pasar Cina, teknologi mobil listrik perlu digunakan.
Jadi Toyota telah berkolaborasi dengan pelaku industri otomotif lokal yang telah menjadi sahabat lama, yaitu GAC Toyota Motor, entitas yang diciptakan melalui usaha patungan antara Toyota dan GAC sejak 2004.
Akibatnya, penjualan merek China menurun tajam, hingga pada tahun 2024 Nissan hanya mampu menjual 690.000 unit kendaraan di China. Hal ini menyebabkan Nissan mengalami masalah keuangan yang serius karena pasar China merupakan "sapi perah" bagi Nissan.
Pangsa pasar Nissan turun 50% hingga Nissan terpaksa menutup beberapa pabrik dan mengambil inisiatif luar biasa untuk menyelamatkan perusahaan, termasuk menjadi anak perusahaan Honda.
Apa yang terjadi pada Nissan dipelajari oleh Toyota melalui proses "yokoten". Jika Nissan dapat mengemas produknya di China, hal yang sama dapat terjadi pada merek Toyota. Data menunjukkan pangsa pasar Toyota turun 6,9% di Tiongkok pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023
Jadi meskipun Toyota bersikeras bahwa program elektrifikasi kendaraan bukanlah prioritas mereka saat ini, dan Toyota sedang sibuk mengembangkan mesin baru di Jepang, agar tetap sukses dan relevan di pasar Cina, teknologi mobil listrik perlu digunakan.
Jadi Toyota telah berkolaborasi dengan pelaku industri otomotif lokal yang telah menjadi sahabat lama, yaitu GAC Toyota Motor, entitas yang diciptakan melalui usaha patungan antara Toyota dan GAC sejak 2004.
Lihat Juga :