Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam

Kamis, 03 April 2025 - 10:31 WIB
loading...
A A A
"Karyawan pusat layanan atau ruang pamer mungkin khawatir akan keselamatan mereka karena adanya pelanggan yang melakukan kekerasan atau pihak luar lainnya," kata panduan tersebut, yang selanjutnya menjelaskan bahwa Tesla telah memodifikasi beberapa gedungnya untuk "memberikan karyawan akses langsung ke ruang terpisah jika terjadi kekerasan."

Tidak diketahui situs mana yang memiliki ruang aman atau berapa banyak ruang yang ada, tetapi yang benar-benar penting tentang program ruang panik dan dokumen keamanan ini adalah bahwa program tersebut telah ada sebelum tahun 2025, yang berarti sudah ada sebelum gelombang kekerasan saat ini terhadap Tesla.

Mobil Tesla dan lokasi ritelnya menjadi sasaran para pengunjuk rasa yang marah terhadap upaya efisiensi DOGE CEO Elon Musk atas nama pemerintahan AS yang dipimpin Donald Trump.

Puluhan kendaraan listrik Tesla telah ditembaki, disemprot grafiti, dan dibakar di berbagai lokasi di seluruh dunia, yang menyebabkan beberapa pelaku vandalisme didakwa dengan tindak pidana terorisme domestik .

Dokumen keamanan staf Tesla mendesak karyawan untuk mencoba menunjukkan empati saat berhadapan dengan pelanggan yang marah, dan tidak menanggapi serangan itu secara pribadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Semangat Piala...
Hadirkan Semangat Piala Dunia 2026, Valvoline Mengapresiasi Penggemar Bola dan Mekanik
Mengungkap Teknologi...
Mengungkap Teknologi Tanpa Kemudi Tesla Cybercab yang Tak Dimiliki China
Gaet Pembeli Muda, Fiat...
Gaet Pembeli Muda, Fiat Siap Hidupkan Lagi Abarth Topolino
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Rekomendasi
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Berita Terkini
Riset Deloitte Bongkar...
Riset Deloitte Bongkar Alasan Mengapa Orang Indonesia Belum Move On dari Mobil Bensin
Uji Dynotest Tukang...
Uji Dynotest Tukang Solar di Thailand: Berapa Besar Kenaikan Tenaga Toyota FJ Cruiser Terbaru?
Akhirnya! Hino Buka...
Akhirnya! Hino Buka Dealer di Banyuwangi, Perkuat Jalur Logistik Menuju Bali
Hadirkan Semangat Piala...
Hadirkan Semangat Piala Dunia 2026, Valvoline Mengapresiasi Penggemar Bola dan Mekanik
Mesin Diesel dan Bensin...
Mesin Diesel dan Bensin Toyota Kini Jadi Alat Peraga di Dua SMK Lombok, Ini Alasannya
Mayoritas Motor Listrik...
Mayoritas Motor Listrik Honda Akan Segera Diproduksi di Vietnam
Infografis
Tesla Berhenti Memproduksi...
Tesla Berhenti Memproduksi Model S dan X Setir Kanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved