Industri Otomotif AS Keberatan dengan Tarif Impor Baru Trump

Senin, 07 April 2025 - 11:08 WIB
loading...
Industri Otomotif AS...
Ford salah satu merek otomotif asal Amerika Serikat. FOTO/ CARSCOOPS
A A A
NEW YORK - Kepala eksekutif Ford Jim Farley tidak terlalu senang dengan kebijakan tarif impor Presiden Donald Trump yang berdampak pada industri otomotif.

BACA JUGA - Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak

Namun, alih-alih mengeluhkan tarif yang diberlakukan terhadap Meksiko, Kanada dan China , Farley telah menyarankan tarif yang lebih luas mungkin diperlukan untuk menyamakan kedudukan.

Saat berbicara tentang laporan laba kuartal keempat Ford, Farley mencatat bahwa merek seperti Toyota dan Hyundai dapat mengimpor ratusan ribu kendaraan dari Jepang dan Korea Selatan tanpa tarif baru. Menurut Farley, "kami tidak bisa hanya memilih satu tempat atau yang lain karena ini adalah keuntungan besar bagi pesaing impor kami."

“Ada jutaan kendaraan yang masuk ke negara kita yang tidak dikenakan tarif tambahan ini,” imbuhnya. “Jadi, jika kita akan memiliki kebijakan tarif, kebijakan itu harus komprehensif untuk industri kita.”

Tidak mengherankan jika Ford merasa menjadi sasaran yang tidak adil. Meskipun merupakan merek Amerika, Ford memproduksi kendaraan seperti Bronco Sport, Maverick, dan Mustang Mach-E di Meksiko, lalu mengimpornya ke Amerika Serikat.

Selain itu, Ford juga membangun Lincoln Nautilus di China dan menjualnya di AS. Mustang GTD eksklusif juga akan dirakit oleh Multimatic di Kanada . Akibatnya, Ford dapat terkena dampak tarif sebesar 25% yang dikenakan terhadap Meksiko dan Kanada, serta tarif sebesar 10% atas impor dari China.

CNBC melaporkan bahwa 46,6% dari semua kendaraan baru yang terjual di AS tahun lalu diproduksi secara internasional.

Meksiko adalah importir terbesar, yang menguasai sekitar 16,2% dari semua penjualan kendaraan. Korea Selatan adalah yang terbesar kedua, dengan pangsa 8,6%, diikuti oleh Jepang sebesar 8,2%.

Kendaraan Jepang saat ini dikenakan bea masuk sebesar 2,5%, tetapi itu sangat kecil dibandingkan dengan bea masuk baru sebesar 10% dan 25% di pasar lain.

Bukan hanya merek Korea Selatan seperti Hyundai Motor Group yang diuntungkan karena tidak perlu membayar tarif. Saingan utama Ford, GM, membangun Buick Encore GX dan Envista di Korea Selatan dan mengimpornya ke AS.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Rekomendasi
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Berita Terkini
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved