Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:22 WIB
loading...
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil. Foto/ Viet
A A A
JAKARTA - Banyak produsen mobil besar berlomba-lomba mendapatkan izin daripemerintahAS untuk terus menjual model-model mereka yang sudah dikenal. Hal ini disebabkan oleh larangan yang akan segera diberlakukan Washington terhadap perangkat lunak buatan China yang terintegrasi ke dalam kendaraan yang terhubung ke internet.

Peraturan ini disahkan pada Januari 2025 di bawah mantan Presiden Joe Biden dan tetap berlaku di bawah Presiden Donald Trump saat ini untuk mencegah risiko pengumpulan data sensitif dari pengguna Amerika.

AS melarang penggunaan sebagian besar perangkat lunak yang dikembangkan, dipelihara, atau dimiliki oleh perusahaan dengan kepemilikan saham signifikan di Tiongkok.

Larangan perangkat lunak akan berlaku untuk kendaraan model tahun 2027, sementara pembatasan terpisah pada perangkat keras akan berlaku mulai model tahun 2030.

Proses perizinan yang kompleks ini mengungkap hubungan yang sangat erat antara rantai pasokan otomotif AS dan Tiongkok.

Ford telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah meminta izin dari Departemen Perdagangan AS untuk melanjutkan imporSUVLincoln Nautilus, yang dirakit di China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Rekomendasi
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Berita Terkini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved