Tarif Impor AS Paksa Industri Otomotif Hentikan Pengiriman

Kamis, 17 April 2025 - 06:56 WIB
loading...
A A A
Sejauh ini belum ada informasi kapan pengiriman akan dilanjutkan. Saat terhubung, beberapa model mungkin dikenakan tarif hingga 50 persen.

Audi Q5, misalnya, dibuat di Meksiko, tetapi Audi tidak termasuk dalam perjanjian perdagangan AS-Kanada-Meksiko. Hal ini dapat mengakibatkan Audi Q5 menghadapi dua tarif secara bersamaan.

Seorang juru bicara Audi mengatakan dalam sebuah pernyataan minggu lalu bahwa perusahaan tersebut "memantau perkembangan dengan cermat dan akan menilai dampaknya pada rantai pasokan dan jaringan produksi mereka."

Namun, ketika diminta memberikan informasi lebih lanjut mengenai penghentian pengiriman ini, Audi belum memberikan tanggapan.

Kemungkinan besar, langkah serupa akan diambil oleh seluruh grup Volkswagen. Volkswagen juga dilaporkan telah menghentikan pengiriman, dan Porsche dikabarkan mengikutinya.

Di luar Jerman, Jaguar Land Rover (JLR) juga mengumumkan penghentian pengiriman. Reuters melaporkan berita ini akhir pekan lalu, dan juru bicara JLR mengonfirmasi bahwa pengiriman dihentikan selama sebulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Rekomendasi
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
Berita Terkini
Kenapa Pemilik Land...
Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Mengungkap Teknologi...
Mengungkap Teknologi Tanpa Kemudi Tesla Cybercab yang Tak Dimiliki China
10 Merek Baru GIIAS...
10 Merek Baru GIIAS 2026: Leapmotor sampai Truk Farizon, Siapa Saja?
GIIAS 2026 Digelar 30...
GIIAS 2026 Digelar 30 Juli9 Agustus, Diklaim Terbesar di Asia Tenggara!
Terjual 800 Unit, Rahasia...
Terjual 800 Unit, Rahasia Jetour T1 Bikin Pembeli Pilih Hybrid Ketimbang Bensin
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved