Gawat! Nissan Terjungkal, Tekor Rp78 Triliun! Mobil Jepang Legendaris di Ujung Jurang?
Selasa, 29 April 2025 - 07:20 WIB
loading...
Nissan sedang menjalani perubahan restrukturisasi besar-besaran dalam upaya untuk tetap bertahan setelah pembicaraan merger senilai USD60 miliar dengan Honda gagal. Foto: ist
A
A
A
JEPANG - Nissan bersiap mengumumkan kerugian terbesar sepanjang sejarah untuk tahun fiskal yang baru saja berakhir pada bulan Maret. Kerugian bersih diperkirakan sekitar USD5 miliar, berbanding perkiraan sebelumnya sebesar USD561 juta. Nissan juga membatalkan pembicaraan merger dengan Honda dan sedang merestrukturisasi bisnisnya.
Nissan tidak akan merilis laporan pendapatan lengkap hingga 13 Mei, tetapi telah mengakui bahwa mereka memperkirakan pembukuan akan menunjukkan kerugian bersih sebesar 700-750 miliar yen (USD4,91-USD5,26 miliar) hingga Maret, setelah sebelumnya memperkirakan akan kehilangan jumlah yang jauh lebih moderat (USD560 juta). Ini akan menandai kerugian terbesar dalam sejarah perusahaan.
Produsen mobil ini menyalahkan biaya penurunan nilai aset, yang dalam bahasa akuntansi berarti pengurangan nilai aset dalam pembukuan perusahaan.
Mereka telah mencatat 500 miliar yen (USD3,5 miliar) biaya untuk Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, dan Jepang, dan mengatakan ada 60 miliar yen (USD420 juta) lagi yang akan ditambahkan sebagai akibat dari biaya restrukturisasi lebih lanjut.
Nissan sedang menjalani perubahan restrukturisasi besar-besaran dalam upaya untuk tetap bertahan setelah pembicaraan merger senilai USD60 miliar dengan Honda gagal.
Nissan tidak akan merilis laporan pendapatan lengkap hingga 13 Mei, tetapi telah mengakui bahwa mereka memperkirakan pembukuan akan menunjukkan kerugian bersih sebesar 700-750 miliar yen (USD4,91-USD5,26 miliar) hingga Maret, setelah sebelumnya memperkirakan akan kehilangan jumlah yang jauh lebih moderat (USD560 juta). Ini akan menandai kerugian terbesar dalam sejarah perusahaan.
Produsen mobil ini menyalahkan biaya penurunan nilai aset, yang dalam bahasa akuntansi berarti pengurangan nilai aset dalam pembukuan perusahaan.
Mereka telah mencatat 500 miliar yen (USD3,5 miliar) biaya untuk Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, dan Jepang, dan mengatakan ada 60 miliar yen (USD420 juta) lagi yang akan ditambahkan sebagai akibat dari biaya restrukturisasi lebih lanjut.
Nissan sedang menjalani perubahan restrukturisasi besar-besaran dalam upaya untuk tetap bertahan setelah pembicaraan merger senilai USD60 miliar dengan Honda gagal.
Lihat Juga :