Bos Toyota Sebut Mobil Listrik Sumbang Lebih Banyak Emisi Karbon
Minggu, 04 Mei 2025 - 12:46 WIB
loading...
Bos Toyota, Akio Toyoda. FOTO/ CARSCOOPS
A
A
A
TOKYO - Tren kendaraan listrik di seluruh dunia terus berkembang setiap tahunnya. Ini juga ditandakan dengan banyaknya brand mobil listrik yang bermunculan dengan harga yang terjangkau tapi memiliki teknologi tinggi.
BACA JUGA - Mobil Listrik Baru Lebih Bermasalah Dibanding Mobil Listrik Lama
Namun, itu tak berlaku bagi Toyota Motor Corporation dengan fokus utamanya memberikan beragam mobilitas ramah lingkungan, bukan hanya mobil listrik. Ini sesuai dengan komitmennya sejak awal untuk menerapkan strategi multi-pathway.
Melansir Carscoops, Chairman Toyota Akio Toyoda mengatakan perusahaan tetap konsisten untuk mengembangkan hybrid, plug-in hybrid, hidrogen, hingga baterai listrik. Hal tersebut merupakan bukti keseriusan Toyota dalam mengurangi emisi karbon.
Toyoda mengatakan bahwa musuh utama perusahaannya adalah emisi karbon. Ia mengungkapkan fokus Toyota adalah mengurangi karbon dioksida. Itu merupakan dasar dalam merancang strategi dan akan terus dipertahankan.
"Kami telah menjual 27 juta unit (mobil) hybrid. Seluruh hybrid itu memiliki dampak yang sama seperti 9 juta unit mobil listrik di jalan raya. Tapi jika kami membuat 9 juta unit mobil listrik di Jepang, maka emisi karbon akan meningkat, bukan menekannya. Sebab sebagian besar listrik di Jepang masih dihasilkan dari pembangkit tenaga termal berbahan bakar fosil," kata Toyoda dikutip dari Carscoops.
Toyoda menekankan bahwa kendaraan listrik memang tidak menghasilkan emisi dari knalpot, tapi proses produksi baterai dan pembangkit listrik menghasilkan emisi. Menurutnya, hanya mengandalkan BEV bukan solusi menyeluruh terhadap krisis iklim.
BACA JUGA - Mobil Listrik Baru Lebih Bermasalah Dibanding Mobil Listrik Lama
Namun, itu tak berlaku bagi Toyota Motor Corporation dengan fokus utamanya memberikan beragam mobilitas ramah lingkungan, bukan hanya mobil listrik. Ini sesuai dengan komitmennya sejak awal untuk menerapkan strategi multi-pathway.
Melansir Carscoops, Chairman Toyota Akio Toyoda mengatakan perusahaan tetap konsisten untuk mengembangkan hybrid, plug-in hybrid, hidrogen, hingga baterai listrik. Hal tersebut merupakan bukti keseriusan Toyota dalam mengurangi emisi karbon.
Toyoda mengatakan bahwa musuh utama perusahaannya adalah emisi karbon. Ia mengungkapkan fokus Toyota adalah mengurangi karbon dioksida. Itu merupakan dasar dalam merancang strategi dan akan terus dipertahankan.
"Kami telah menjual 27 juta unit (mobil) hybrid. Seluruh hybrid itu memiliki dampak yang sama seperti 9 juta unit mobil listrik di jalan raya. Tapi jika kami membuat 9 juta unit mobil listrik di Jepang, maka emisi karbon akan meningkat, bukan menekannya. Sebab sebagian besar listrik di Jepang masih dihasilkan dari pembangkit tenaga termal berbahan bakar fosil," kata Toyoda dikutip dari Carscoops.
Toyoda menekankan bahwa kendaraan listrik memang tidak menghasilkan emisi dari knalpot, tapi proses produksi baterai dan pembangkit listrik menghasilkan emisi. Menurutnya, hanya mengandalkan BEV bukan solusi menyeluruh terhadap krisis iklim.
Lihat Juga :