AS dan China Melunak, Tarif Impor Kendaraan Diprediksi Bakal Turun

Senin, 12 Mei 2025 - 22:37 WIB
loading...
AS dan China Melunak,...
Tarif Impor Kendaraan Diprediksi Bakal Turun. Foto/ Dok SindoNews
A A A
NEW YORK - Perkembangan terbaru dari perundingan tarif impor Amerika Serikat dan China telah menghasilkan kemajuan. Dalam negosiasi i kedua negara sepakat untuk mencabut sementara tarif atas barang impor.

BACA JUGA - Trump Melunak, Tunda Tarif Impor 25% ke Meksiko

Seperti dilansir dari Carscoops, berdasarkan ketentuan perjanjian, AS akan mengurangi tarif tambahan atas impor China dari 145% menjadi 30%. Sebagai imbalannya, China akan menurunkan tarif atas barang-barang AS dari 125% menjadi 10%.

Perubahan ini dijadwalkan akan tetap berlaku selama 90 hari, sehingga memberi waktu bagi para negosiator untuk bekerja menuju kesepakatan yang lebih permanen.

Apa artinya ini dalam praktik masih belum jelas, terutama jika menyangkut sektor otomotif, yang masih dikenai tarif sebesar 25% untuk impor kendaraan dan suku cadang, selain beberapa pengecualian sementara, seperti yang diuraikan dalam perjanjian USMCA .

Ya, memang rumit, seperti biasa. Namun, secara teori, pelonggaran sementara pembatasan perdagangan dapat memberi produsen mobil sedikit lebih banyak fleksibilitas dalam hal pengadaan komponen buatan China.

Kendaraan listrik buatan China masih terhambat untuk memasuki pasar AS, sebagian besar karena tarif yang diberlakukan selama pemerintahan Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Rekomendasi
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Berita Terkini
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved