Misteri di Balik Rapor Merah Honda di April 2025! Ternyata Puasa Distribusi Jelang Rilis Mobil Baru!
Rabu, 14 Mei 2025 - 12:33 WIB
loading...
Lini produk hybrid dari Honda yang sudah dan akan dikenalkan di Indonesia. Foto: HPM
A
A
A
JAKARTA - Ada yang ganjil di jagat otomotif Indonesia pada April 2025. Sebuah pergerakan tak biasa terendus dari raksasa otomotif Jepang, Honda. Alih-alih menggeber produksi dan distribusi, mereka justru melakukan "penyesuaian volume", terutama di segmen SUV yang selama ini menjadi lumbung penjualan.
Sebuah langkah yang menimbulkan tanda tanya besar, layaknya teka-teki sebelum kejutan besar diumumkan.
Data penjualan wholesales Honda sepanjang April 2025 mencatatkan kontribusi segmen SUV yang menyusut menjadi hanya 24%, jauh di bawah rata-rata bulanan yang biasanya di atas 35%.
Pada April 2025, contohnya, Honda HR-V hanya terjual 18 unit, jauh dibandingkan Hyundai Creta yang berada di angka 400an unit. Bahkan, penjualan Honda juga drop menjadi hanya 3.000 unit dan tersingkir dari 5 besar.
Penurunan ini seolah menjadi "sinyal" kuat bahwa Honda tengah mempersiapkan sesuatu yang baru: model andalan yang diharapkan mampu kembali mengguncang pasar.
Tak hanya "puasa" produksi model tertentu, pengiriman beberapa model impor Honda pun dikabarkan tersendat masalah logistik, semakin memperparah penurunan total volume wholesales pada periode tersebut.
Namun, di tengah badai angka merah, Honda tetap teguh pada komitmennya untuk menjaga pasokan dan melayani konsumen setia di seluruh penjuru Tanah Air.
Sebuah langkah yang menimbulkan tanda tanya besar, layaknya teka-teki sebelum kejutan besar diumumkan.
Data penjualan wholesales Honda sepanjang April 2025 mencatatkan kontribusi segmen SUV yang menyusut menjadi hanya 24%, jauh di bawah rata-rata bulanan yang biasanya di atas 35%.
Pada April 2025, contohnya, Honda HR-V hanya terjual 18 unit, jauh dibandingkan Hyundai Creta yang berada di angka 400an unit. Bahkan, penjualan Honda juga drop menjadi hanya 3.000 unit dan tersingkir dari 5 besar.
Penurunan ini seolah menjadi "sinyal" kuat bahwa Honda tengah mempersiapkan sesuatu yang baru: model andalan yang diharapkan mampu kembali mengguncang pasar.
Tak hanya "puasa" produksi model tertentu, pengiriman beberapa model impor Honda pun dikabarkan tersendat masalah logistik, semakin memperparah penurunan total volume wholesales pada periode tersebut.
Namun, di tengah badai angka merah, Honda tetap teguh pada komitmennya untuk menjaga pasokan dan melayani konsumen setia di seluruh penjuru Tanah Air.
Lihat Juga :