Pemerintah Beri Insentif Mobil Hybrid, Honda HR-V Hybrid Semakin Dekat?
Selasa, 17 Desember 2024 - 09:18 WIB
loading...
All New HR-V e:HEV yang sudah terlebih dulu diluncurkan di Thailand. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah resmi memberikan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk mobil hybrid sebesar 3 persen. Tapi, apakah dampaknya akan membuat harga mobil hybrid yang sudah beredar di pasar Indonesia turun?
Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 141/PMK.010/2021, mobil hybrid dikenakan tarif PPnBM sebesar 15-20 persen. Dengan insentif sebesar 3 persen, maka konsumen perlu membayar tarif PPnBM mobil hybrid sebesar 12-17 persen.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor mengatakan terus mendukung kebijakan pemerintah. Sebab, ini akan mendorong daya beli masyarakat terhadap kendaraan baru di tahun depan.
"Kami mengapresiasi kebijakan stimulus yang diberikan Pemerintah, karena secara umum dapat membantu menggerakan perekonomian dan meningkatkan daya beli masyarakat," kata Billy saat dihubungi Sindonews.
Mengingat keputusannya insentif mobil hybrid baru diumumkan oleh pemerintah, Billy mengatakan pihaknya masih akan mempelajari aturannya. Ini akan menentukan langkah mereka ke depannya di industri otomotif Indonesia.
"Khusus untuk industri otomotif, terutama kebijakan insentif untuk hybrid, kami akan mempelajari lebih lanjut ya implementasi turunan aturannya serta dampaknya terhadap pasar," ujarnya.
Seperti diketahui, saat ini Honda hanya memasarkan CR-V HEV sebagai lini model hybrid yang sudah dipasarkan di Indonesia. Tapi, mereka telah memamerkan Step WGN yang juga berteknologi hybrid dalam sejumlah pameran besar di Tanah Air.
Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 141/PMK.010/2021, mobil hybrid dikenakan tarif PPnBM sebesar 15-20 persen. Dengan insentif sebesar 3 persen, maka konsumen perlu membayar tarif PPnBM mobil hybrid sebesar 12-17 persen.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor mengatakan terus mendukung kebijakan pemerintah. Sebab, ini akan mendorong daya beli masyarakat terhadap kendaraan baru di tahun depan.
"Kami mengapresiasi kebijakan stimulus yang diberikan Pemerintah, karena secara umum dapat membantu menggerakan perekonomian dan meningkatkan daya beli masyarakat," kata Billy saat dihubungi Sindonews.
Mengingat keputusannya insentif mobil hybrid baru diumumkan oleh pemerintah, Billy mengatakan pihaknya masih akan mempelajari aturannya. Ini akan menentukan langkah mereka ke depannya di industri otomotif Indonesia.
"Khusus untuk industri otomotif, terutama kebijakan insentif untuk hybrid, kami akan mempelajari lebih lanjut ya implementasi turunan aturannya serta dampaknya terhadap pasar," ujarnya.
Seperti diketahui, saat ini Honda hanya memasarkan CR-V HEV sebagai lini model hybrid yang sudah dipasarkan di Indonesia. Tapi, mereka telah memamerkan Step WGN yang juga berteknologi hybrid dalam sejumlah pameran besar di Tanah Air.
Lihat Juga :