Jalur Maut Cipularang: KNKT Bongkar Misteri Kecelakaan Beruntun, Desain Jalan hingga Genangan Air Jadi Biang Kerok!

Senin, 26 Mei 2025 - 11:02 WIB
loading...
Jalur Maut Cipularang:...
KNKT mengungkap berbagai faktor penyebab kecelakaan beruntun di tol Cipularang. Foto: Sindonews
A A A
JAKARTA - Tol Cipularang, jalur vital penghubung Jakarta-Bandung, kembali diselimuti awan duka. Setelah serangkaian kecelakaan beruntun yang meresahkan, terutama di KM 100-90 arah Jakarta, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akhirnya membeberkan hasil investigasi mengerikan dari tragedi November 2024. Sejumlah rekomendasi pun dikeluarkan, bagai 'obat pahit' yang harus ditelan semua pihak demi mencegah terulangnya mimpi buruk di jalan tol ini.

Kecelakaan yang terjadi pada November 2024, di mana sebuah truk trailer tanpa ampun menghantam sejumlah kendaraan yang sedang mengantre akibat penyempitan jalan di KM 92+200B, terungkap dipicu oleh kombinasi faktor mematikan. KNKT menyebutkan, tragedi itu adalah perpaduan antara kondisi cuaca hujan saat kejadian, aliran air di jalan, serta kondisi geometrik jalan yang memiliki turunan panjang. Sebuah skenario yang tak terduga, namun mematikan.

Pemicu utama kecelakaan truk trailer itu? Fenomena mengerikan bernama jackknifing. Kondisi ini terjadi ketika truk trailer kehilangan kestabilan saat direm pada permukaan yang tidak rata, seperti genangan air, menyebabkan trailer tak terkendali dan melipat ke arah traktor penariknya. Sebuah 'tarian maut' yang diakibatkan oleh perbedaan koefisien gesekan antara roda kanan dan kiri trailer.

"Sebagai tindak lanjut atas hasil investigasi ini, KNKT telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan kepada berbagai pihak terkait," bunyi pernyataan KNKT dalam keterangan resminya.

Penyebab Tersembunyi: Dari Desain Drainase Hingga Rest Area Minim!
Jalur Maut Cipularang: KNKT Bongkar Misteri Kecelakaan Beruntun, Desain Jalan hingga Genangan Air Jadi Biang Kerok!

KNKT tidak hanya berhenti pada analisis kecelakaan. Mereka telah memberikan rekomendasi tajam kepada sejumlah lembaga vital yang bertanggung jawab atas infrastruktur dan regulasi jalan.

1. Untuk Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan: KNKT meminta evaluasi menyeluruh terhadap aturan terkait jalur penghentian darurat, termasuk desain dan aksesibilitasnya bagi kendaraan berat. Ini adalah 'jalur penyelamat' terakhir bagi truk yang mengalami rem blong, dan desainnya harus benar-benar berfungsi.

2. Untuk Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum: KNKT meminta peninjauan kembali desain drainase di ruas jalan tol yang memiliki turunan panjang guna mencegah akumulasi genangan air. Genangan air, yang terlihat sepele, ternyata menjadi 'ranjau' mematikan. "Dalam kecelakaan ini, genangan air yang terjadi di bahu dalam menyebabkan perbedaan koefisien gesekan antara roda kanan dan kiri truk trailer, yang berkontribusi terhadap fenomena jackknifing," ujar KNKT. Sebuah detail kecil yang berujung pada kehancuran.

KNKT juga merekomendasikan agar dibuat regulasi mengenai batas ketinggian air yang diperkenankan pada jalan bebas hambatan, agar kendaraan berat tetap dapat melintas dengan aman. Ini demi mencegah 'lautan' kecil di jalan tol yang bisa memicu 'tarian maut' jackknifing lagi.

Evaluasi terhadap fasilitas istirahat dan pelayanan (rest area) juga menjadi sorotan, terutama di rest area KM 97B yang kapasitas parkir untuk kendaraan beratnya sangat terbatas. Kurangnya tempat istirahat yang layak bisa memicu kelelahan pengemudi, yang juga menjadi faktor fatal kecelakaan.

BPJT & Jasa Marga 'Diperingatkan': Manajemen Lalu Lintas Kritis!

Tak hanya perencana dan regulator, operator jalan tol pun tak luput dari rekomendasi KNKT.

1. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT): KNKT merekomendasikan untuk meningkatkan pengawasan terhadap manajemen lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan jalan. Dalam investigasi, ditemukan bahwa pekerjaan rekonstruksi jalan di KM 91+600 menyebabkan perlambatan arus lalu lintas, sebuah 'jebakan' yang bisa berujung pada kecelakaan beruntun.

2. PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai operator jalan tol: KNKT meminta agar memperbaiki sistem manajemen lalu lintas di ruas Tol Cipularang, terutama pada jalur dengan tingkat kecelakaan tinggi dan/atau dalam keadaan hujan.

Baca Juga: Cek Jadwal Perbaikan Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi, Berlaku Mulai Senin 19 Mei

"KNKT menegaskan bahwa rekomendasi yang telah diberikan bertujuan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di ruas Tol Cipularang dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Diharapkan semua pihak dapat segera mengimplementasikan langkah-langkah perbaikan sesuai dengan rekomendasi yang telah disampaikan," ucap KNKT.

Kasus kecelakaan beruntun di Tol Cipularang ini adalah pengingat menyakitkan bahwa keselamatan di jalan tol bukan hanya tanggung jawab pengemudi, melainkan sebuah ekosistem kompleks yang melibatkan desain jalan, regulasi, pengawasan, hingga manajemenlalulintas.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cara Tepat Mengatasi...
Cara Tepat Mengatasi Rem Blong yang Perlu Diketahui para Sopir
Partisipasi Publik Kunci...
Partisipasi Publik Kunci Tekan Kecelakaan selama Mudik
Ditimpa Lengan Baja...
Ditimpa Lengan Baja Ekskavator 22 Ton, Bodi BYD Atto 1 Tetap Utuh, Warganet: Kuat Juga!
Jetour T2 Terbakar di...
Jetour T2 Terbakar di Jagorawi, Sistem Keselamatan Disebut Berfungsi Normal
Tragedi Berdarah di...
Tragedi Berdarah di Nigeria: Anthony Joshua Lolos dari Maut, Dua Sahabat Tewas di Tempat Usai Lexus SUV Hantam Truk
Ah, Nanti Saja: Kebiasaan...
Ah, Nanti Saja: Kebiasaan Sepele yang Mengubah Mobil Jadi Peti Mati Berjalan
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Rekomendasi
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Berita Terkini
Mobil Listrik Denza...
Mobil Listrik Denza Dipajang di Pameran Seni ArtMoments 2026, Ada Apa?
Hiu Selatan International...
Hiu Selatan International Hard Enduro 8, DUNLOP Perkenalkan Geomax En92
Review iCar V23:SUVBoxy...
Review iCar V23:SUVBoxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Belum Berniat ke Listrik,...
Belum Berniat ke Listrik, Aston Martin Berjuang Mempertahankan Mesin V12
BMW Umumkan M3 Elektrik...
BMW Umumkan M3 Elektrik Tetap Gunakan Nama M3, Bukan iM3
Kenapa Pemilik Land...
Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved