BYD Banting Harga! Geely, Chery, dan SAIC-GM Ikut Perang Diskon

Kamis, 05 Juni 2025 - 07:16 WIB
loading...
BYD Banting Harga! Geely,...
Mobil listrik buatan China. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
BEIJING - Pada tanggal 23 Mei 2025, BYD mengejutkan industri otomotif ketika meluncurkan pemotongan harga besar-besaran pada 22 model kendaraan listrik (EV), dengan diskon hingga 53.000 yuan.

BACA JUGA - Wuling Indonesia Siap Hadirkan Penantang BYD M6

Promosi ini mencakup model unggulan dalam seri Dynasty dan Ocean, termasuk Seagull dengan sistem bantuan pengemudi canggih yang sekarang dijual dengan harga serendah 55.800 yuan, sementara Seal 07 DM-i ditawarkan dengan harga 102.800 yuan setelah subsidi dari pemerintah dan BYD.

Seperti dilansir dari Car News China, ini adalah kampanye diskon ketiga BYD sejak akhir Maret, dalam upaya untuk menghabiskan stok dan mempertahankan pangsa pasar di segmen EV yang semakin ramai.

Pesaing utama seperti Geely, Chery, dan SAIC-GM bereaksi cepat dengan penawaran diskon terbatas dan insentif tukar tambah. Geely, misalnya, menawarkan Geome Xingyuan dengan harga serendah 59.800 yuan, sementara Chery telah menurunkan harga Tiggo 3X menjadi 34.900 yuan.

Model Buick Envision dan LaCrosse kini dijual masing-masing seharga 169.900 yuan dan 159.900 yuan.

Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok (CAAM) dan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) telah menyuarakan kekhawatiran tentang "perang harga yang tidak terkendali" yang dapat menyebabkan margin keuntungan industri turun dari 4,3 persen pada tahun 2024 menjadi 3,9 persen pada kuartal pertama tahun 2025.

Media resmi seperti People's Daily juga telah memperingatkan bahwa pendekatan seperti itu dapat mengulangi kesalahan industri sepeda motor, yang akhirnya kehilangan daya saing di Asia Tenggara karena harga yang tidak berkelanjutan.

Tokoh perusahaan juga telah menyuarakan kekecewaan mereka. Ketua Great Wall Motors Wei Jianjun menyamakan situasi tersebut dengan "Evergrande-nya industri otomotif," mengklaim BYD menekan pemasok dan mengandalkan utang.

Ketua Chery Yin Tongyue mengakui perusahaannya "dipaksa" untuk bergabung dalam persaingan harga. Sementara itu, Geely menekankan perlunya bersaing berdasarkan nilai, bukan hanya harga. Ada kekhawatiran di antara para eksekutif bahwa produsen mungkin mengorbankan kualitas dengan menurunkan kualitas baja bodi atau mengganti komponen utama.

Dampak lanjutannya sudah terasa. Sebuah dealer di Jinan, provinsi Shandong, tutup karena masalah inventaris dan arus kas, sehingga pelanggan tidak dapat mendaftarkan kendaraan mereka. Pemasok juga terjepit ketika BYD dilaporkan menuntut diskon 20 hingga 30 persen pada harga komponen.

Analis menjelaskan bahwa strategi agresif tersebut berasal dari target penjualan BYD sebesar 5,5 juta unit pada tahun 2025, tetapi hanya 1,38 juta unit yang terjual dalam empat bulan pertama.

Integrasi vertikal perusahaan (lebih dari 90 persen pasokan baterainya diproduksi sendiri) dan penurunan harga litium karbonat dari 600.000 yuan menjadi 60.000 yuan per ton telah memungkinkan BYD mempertahankan margin kotor sekitar 20 persen bahkan setelah diskon.

Namun, investor kurang senang. Saham BYD anjlok lebih dari 10 persen di Hong Kong pada 23 dan 24 Mei, sehingga nilai pasarnya anjlok lebih dari 100 miliar yuan.

Kendati demikian, kinerja keuangan perusahaan tetap kuat, dengan laba bersih tahun 2024 diperkirakan mencapai 40,2 miliar yuan (RM25,8 miliar), sementara investasi R&D telah mencapai 54,2 miliar yuan.

Bagi konsumen, ini berarti akses ke teknologi berkendara pintar seperti bantuan pengemudi level L2, kursi berventilasi, dan sistem infotainment canggih dengan harga di bawah 100.000 yuan. Akan tetapi, industri telah memperingatkan kemungkinan adanya kompromi kualitas tersembunyi, seperti penggunaan sistem ABS/ESP yang lebih murah.

CAAM memperkirakan bahwa pasar domestik akan berakhir dengan hanya 5 hingga 7 merek besar yang tersisa. Merek seperti BYD dan Geely kini memberikan tekanan kuat pada merek usaha patungan (JV) melalui inovasi dan strategi pengurangan harga.

Di Shanghai, model-model Jepang seperti Toyota Corolla dan Levin disebut-sebut memangkas harga hingga 40.000 yuan) agar tetap relevan.

Pada akhirnya, perang harga mencerminkan ketegangan antara pertumbuhan pasar dan kemajuan teknologi di era transisi industri otomotif China.

MIIT diharapkan melakukan intervensi untuk mengekang persaingan harga yang berlebihan, karena industri ini bergerak ke fase baru, bersaing melalui teknologi dan ekspansi global, bukan lagi sekadar harga rendah.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
BYD Umumkan Akan Jualan...
BYD Umumkan Akan Jualan Robot Humanoid lewat Dealer Mobil
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Honda Kaget, Volkswagen...
Honda Kaget, Volkswagen Belajar: China Kini Jadi Guru Industri Mobil Dunia
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Saat Cuaca Panas Meningkat, Ini Tips Melindungi Baterai
Putusan Mahkamah Agung...
Putusan Mahkamah Agung Tetapkan Worcas Group Menang atas Sengketa Merek DENZA
BYD Rilis Sedan Mewah...
BYD Rilis Sedan Mewah Yangwang U7 Bermesin Empat Motor Listrik dengan Jangkauan 1.006 Km
Usai Mobil Listrik,...
Usai Mobil Listrik, China Siap Bombardir Dunia dengan Robot
Rekomendasi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
Berita Terkini
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Hobi Gila Aquaman Jason...
Hobi Gila Aquaman Jason Momoa: Bikin Mobil Klasik Jadi Listrik hingga Koleksi Harley Jadul
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved