1.008 Mesin Hilang dari Pabrik, Kia Ungkap Keterlibatan Karyawan dan Pedagang Rongsok
Minggu, 08 Juni 2025 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
“Operasi tersebut melibatkan transaksi ilegal yang berulang, penggunaan truk dengan nomor registrasi palsu, dan pemalsuan dokumen logistik,” kata Inspektur K Raghavan dalam dokumen penyelidikannya tertanggal 16 April.
Raghavan menolak berkomentar lebih lanjut kepada media, dengan alasan kerahasiaan penyelidikan.
Dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, Kia India mengatakan bahwa mereka mendeteksi perbedaan inventaris setelah memperbaiki sistem manajemen stok perusahaan tahun lalu. Investigasi internal dilakukan sebelum laporan polisi diajukan.
Kia juga menekankan bahwa mereka sekarang memperkuat tata kelola internal dan sistem pemantauan inventaris dengan lebih ketat.
Salah satu tersangka utama, Vinayagamoorthy Veluchamy, 37, yang merupakan mantan kepala bagian pengiriman mesin, saat ini ditahan dan telah mengajukan permohonan jaminan di Pengadilan Tinggi negara bagian.
Ia menyangkal keterlibatan apa pun dalam kegiatan tersebut dan meninggalkan perusahaan tersebut pada tahun 2023. Orang lain yang disebutkan dalam penyelidikan tersebut adalah Patan Saleem, 33, mantan pemimpin tim, yang bekerja dari tahun 2020 hingga 2025.
Keberadaan Saleem saat ini tidak diketahui dan nomor telepon yang terhubung dengannya tidak lagi aktif.
Raghavan menolak berkomentar lebih lanjut kepada media, dengan alasan kerahasiaan penyelidikan.
Dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, Kia India mengatakan bahwa mereka mendeteksi perbedaan inventaris setelah memperbaiki sistem manajemen stok perusahaan tahun lalu. Investigasi internal dilakukan sebelum laporan polisi diajukan.
Kia juga menekankan bahwa mereka sekarang memperkuat tata kelola internal dan sistem pemantauan inventaris dengan lebih ketat.
Salah satu tersangka utama, Vinayagamoorthy Veluchamy, 37, yang merupakan mantan kepala bagian pengiriman mesin, saat ini ditahan dan telah mengajukan permohonan jaminan di Pengadilan Tinggi negara bagian.
Ia menyangkal keterlibatan apa pun dalam kegiatan tersebut dan meninggalkan perusahaan tersebut pada tahun 2023. Orang lain yang disebutkan dalam penyelidikan tersebut adalah Patan Saleem, 33, mantan pemimpin tim, yang bekerja dari tahun 2020 hingga 2025.
Keberadaan Saleem saat ini tidak diketahui dan nomor telepon yang terhubung dengannya tidak lagi aktif.
Lihat Juga :