Paradoks Pasar Otomotif Indonesia: Saat Mobil Bensin Sekarat, Mobil Listrik Justru Pesta Pora
Rabu, 18 Juni 2025 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
PwC memproyeksikan bahwa pangsa pasar EV dari total penjualan kendaraan penumpang di Indonesia akan terus meroket, dari hanya 9% pada 2023 menjadi 29% pada 2030.
Namun, pertanyaan kritis tetap ada. Apakah infrastruktur pengisian daya sudah benar-benar siap? Bagaimana dengan harga jual kembali mobil listrik di masa depan? Dan yang terpenting, apakah pertumbuhan fantastis ini akan terus berlanjut jika suatu saat nanti "karpet merah" insentif dari pemerintah mulai ditarik kembali?
Pada akhirnya, masa depan otomotif Indonesia kini berada di persimpangan jalan. Apakah ledakan mobil listrik ini akan menjadi lokomotif yang mampu menarik seluruh gerbong industri menuju pemulihan?
Atau ia hanya akan menjadi sebuah pesta meriah di satu gerbong, sementara gerbong-gerbong lainnya tertinggal dalamkegelapan?
Paradoks bagi Konsumen
Kondisi ini menciptakan sebuah paradoks bagi konsumen. Di satu sisi, membeli mobil bensin kini terasa semakin berat. Di sisi lain, mobil listrik ditawari dengan berbagai kemudahan dan insentif.Namun, pertanyaan kritis tetap ada. Apakah infrastruktur pengisian daya sudah benar-benar siap? Bagaimana dengan harga jual kembali mobil listrik di masa depan? Dan yang terpenting, apakah pertumbuhan fantastis ini akan terus berlanjut jika suatu saat nanti "karpet merah" insentif dari pemerintah mulai ditarik kembali?
Pada akhirnya, masa depan otomotif Indonesia kini berada di persimpangan jalan. Apakah ledakan mobil listrik ini akan menjadi lokomotif yang mampu menarik seluruh gerbong industri menuju pemulihan?
Atau ia hanya akan menjadi sebuah pesta meriah di satu gerbong, sementara gerbong-gerbong lainnya tertinggal dalamkegelapan?
(dan)
Lihat Juga :