Digugat di Amerika, Hyundai Pastikan Suspensi Palisade Hybrid di Indonesia Aman

Rabu, 18 Juni 2025 - 20:00 WIB
loading...
Digugat di Amerika,...
Mobil yang diimpor langsung dari Korea Selatan ini telah melalui serangkaian penyesuaian khusus sebelum mendarat di garasi konsumen Indonesia. Foto: Hyundai Indonesia
A A A
JAKARTA - Di tengah kemeriahan peluncuran SUV mewah terbarunya, New Palisade Hybrid, yang dibanderol mulai dari Rp1,1 miliar, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) kini harus menghadapi "hantu" dari seberang lautan.

Sebuah isu serius mengenai masalah suspensi yang melanda Palisade di Amerika Serikat kini membayangi peluncuran di tanah air, menimbulkan sebuah pertanyaan kritis: apakah unit yang dijual di Indonesia benar-benar aman?

Di Amerika, sejumlah pemilik melaporkan sebuah "mimpi buruk" di balik kemudi SUV premium ini. Mulai dari bantingan belakang yang terasa sangat kasar, posisi bodi mobil yang tidak seimbang, hingga kebocoran pada shockbreaker. Ini adalah serangkaian masalah yang sangat fundamental untuk sebuah mobil yang mengedepankan kenyamanan.

Menghadapi badai keraguan ini, Hyundai Indonesia mencoba membangun sebuah benteng pertahanan yang kokoh melalui pernyataan resmi mereka.

Benteng Pertahanan Bernama 'Spesifikasi Lokal'

Pihak HMID dengan cepat berusaha menenangkan pasar. Mereka mengklaim bahwa konsumen di Indonesia tidak perlu khawatir, karena unit yang dipasarkan di sini berbeda dan sudah disesuaikan.

"Kami secara aktif telah memonitor dan memastikan bahwa unit di Indonesia tidak terdampak dari kasus yang ada di Amerika Serikat. Jadi untuk pengguna Hyundai Palisade Hybrid tidak perlu khawatir," kata Wahyu Kusuma Danny, Head of Product & Corporate Strategy PT HMID, di Jakarta.

Alasannya? Menurut Wahyu, mobil yang diimpor langsung dari Korea Selatan ini telah melalui serangkaian penyesuaian khusus sebelum mendarat di garasi konsumen Indonesia.

"Kami telah menjalin komunikasi intensif dengan prinsipal global Hyundai sebelum membawa Palisade Hybrid ke Indonesia. Spesifikasi teknisnya juga disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi jalan di dalam negeri agar lebih optimal," ungkapnya.

Janji Manis atau Realita Teknis?

Pernyataan "disesuaikan dengan kondisi jalan Indonesia" ini terdengar seperti sebuah jawaban standar yang menenangkan. Namun, para pengamat yang lebih kritis tentu akan bertanya lebih dalam.

Mengingat mobil ini masih berstatus impor utuh (CBU), seberapa signifikankah perbedaan spesifikasi suspensi antara unit yang dikirim ke Amerika dengan yang dikirim ke Indonesia?

Apakah ini adalah sebuah penyesuaian teknis yang nyata pada komponen, atau sekadar penyesuaian minor pada perangkat lunak? Tanpa penjelasan teknis yang lebih detail, klaim ini masih menyisakan ruang keraguan.

Menyadari adanya potensi skeptisisme ini, Hyundai seolah menawarkan sebuah "jaring pengaman" tambahan. Mereka menggelar karpet merah berupa program purna jual yang sangat komprehensif, termasuk gratis servis selama 3 tahun, garansi kendaraan 3 tahun, dan yang paling krusial, jaminan baterai hingga 8 tahun atau 160.000 kilometer.

Ini adalah sebuah langkah cerdas. Di satu sisi, ini menunjukkan kepercayaan diri Hyundai terhadap produknya. Di sisi lain, ini bisa dilihat sebagai sebuah "obat penenang" bagi konsumen: "Kalaupun nanti ada masalah, kami yang akan menanggungnya."

Pada akhirnya, bola kini ada di tangan konsumen. Apakah mereka akan percaya penuh pada janji Hyundai bahwa Palisade versi Indonesia adalah "spesial" dan kebal dari masalah yang terjadi di Amerika? Ataukah mereka akan melihat paket garansi yang superior ini sebagai sebuah polis asuransi untuk sebuahpertaruhan?
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nyawa Balita Melayang...
Nyawa Balita Melayang di Kursi Elektrik: Hyundai Tarik 68 Ribu Palisade
3 Mobil Hyundai yang...
3 Mobil Hyundai yang Jadikan Shin Tae Yong Sebagai Bintang Iklan
Dari Kursi Pijat Sultan...
Dari Kursi Pijat Sultan hingga Tenaga Buas: 10 Alasan Kenapa Palisade Hybrid Jadi Standar Baru SUV Mewah
Palisade Hybrid Tiba,...
Palisade Hybrid Tiba, Mesin Diesel Ditinggalkan: Bedah Tuntas Harga dan Performa Sang Raja SUV yang Terlahir Kembali
Tertangkap Kamera! Hyundai...
Tertangkap Kamera! Hyundai Palisade Hybrid Diam-diam Tiba di Indonesia, Strategi Premium atau Perjudian di Pasar yang Lesu?
Asap Tak Terlihat, Bahaya...
Asap Tak Terlihat, Bahaya Mengintai! Hyundai Palisade 2025 Ditarik Massal, Mengapa?
Pakai Mobil Dinas Baru...
Pakai Mobil Dinas Baru Lebih Mahal dari Gubernur, Wakil Gubernur Sumbar Disoal
Hyundai Palisade Selalu...
Hyundai Palisade Selalu Mengagumkan
Rekomendasi
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
Berita Terkini
Review iCar V23:SUVBoxy...
Review iCar V23:SUVBoxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Belum Berniat ke Listrik,...
Belum Berniat ke Listrik, Aston Martin Berjuang Mempertahankan Mesin V12
BMW Umumkan M3 Elektrik...
BMW Umumkan M3 Elektrik Tetap Gunakan Nama M3, Bukan iM3
Kenapa Pemilik Land...
Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Mengungkap Teknologi...
Mengungkap Teknologi Tanpa Kemudi Tesla Cybercab yang Tak Dimiliki China
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved