Xpeng G7 Berhasil Uji Pengereman Darurat Otonom pada Kecepatan 130 Km/Jam
Minggu, 22 Juni 2025 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
Dalam video yang dibagikan secara daring, kita dapat melihat Xpeng G7 menjalani uji pengereman darurat otomatis. Ini adalah fungsi yang secara otomatis menerapkan rem untuk mencegah tabrakan jika pengemudi tidak bereaksi tepat waktu.
Dalam klip pendek, Xpeng G7 mendeteksi kendaraan target statis dan memulai pengereman otomatis pada kecepatan 130 km/jam. Hasilnya, Xpeng G7 berhasil berhenti tanpa bertabrakan dengan mobil target.
Perlu disebutkan bahwa kendaraan target yang bergerak akan menjadi skenario yang lebih menantang bagi Xpeng G7. Sistem persepsi mobil akan lebih sulit mendeteksi objek yang bergerak dan memberikan respons yang tepat.
Namun, performa G7 melampaui "standar emas" tersirat untuk performa AEB di Tiongkok, yaitu 120 km/jam. Itu adalah kecepatan maksimum yang diizinkan di jalan raya lokal.
Xpeng G7 berhenti pada kecepatan 130 km/jam dalam uji pejalan kaki statis. Selain itu, mobil tersebut menyelesaikan uji AEB pada kecepatan 120 km/jam di malam hari, dan berhasil mendeteksi kendaraan dan pejalan kaki yang menjadi target. Mobil tersebut berhenti pada kecepatan 80 km/jam di dalam terowongan.
Dalam klip pendek, Xpeng G7 mendeteksi kendaraan target statis dan memulai pengereman otomatis pada kecepatan 130 km/jam. Hasilnya, Xpeng G7 berhasil berhenti tanpa bertabrakan dengan mobil target.
Perlu disebutkan bahwa kendaraan target yang bergerak akan menjadi skenario yang lebih menantang bagi Xpeng G7. Sistem persepsi mobil akan lebih sulit mendeteksi objek yang bergerak dan memberikan respons yang tepat.
Namun, performa G7 melampaui "standar emas" tersirat untuk performa AEB di Tiongkok, yaitu 120 km/jam. Itu adalah kecepatan maksimum yang diizinkan di jalan raya lokal.
Xpeng G7 berhenti pada kecepatan 130 km/jam dalam uji pejalan kaki statis. Selain itu, mobil tersebut menyelesaikan uji AEB pada kecepatan 120 km/jam di malam hari, dan berhasil mendeteksi kendaraan dan pejalan kaki yang menjadi target. Mobil tersebut berhenti pada kecepatan 80 km/jam di dalam terowongan.
Lihat Juga :