Jantung Listrik Indonesia Mulai Berdetak: Pertaruhan Raksasa di Pabrik Baterai Jawa Barat

Senin, 30 Juni 2025 - 18:46 WIB
loading...
Jantung Listrik Indonesia...
Pabrik baterai mobil listrik di Indonesia dirancang untuk memulai operasinya dengan kapasitas awal 6,9 gigawatt-jam (GWh), cukup untuk menjadi jantung bagi puluhan ribu mobil listrik setiap tahunnya. Foto: Reuters
A A A
JAWA BARAT - Di sebuah lahan di Jawa Barat, fondasi dari ambisi terbesar Indonesia tengah dibangun. Ini bukan sekadar pabrik biasa. Ini adalah "jantung" yang akan memompa kehidupan ke dalam mimpi Indonesia untuk menjadi raja kendaraan listrik (EV) global. Sebuah pabrik baterai lithium-ion hasil kolaborasi raksasa antara Indonesia dan China, dipastikan akan mulai berdetak pada akhir tahun 2026.

Proyek ini adalah sebuah pertaruhan raksasa senilai USD6 miliar (sekitar Rp96 triliun), sebuah aliansi strategis antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan sang titan industri baterai dunia, Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. (CATL) dari China. Ini adalah jawaban Indonesia atas pertanyaan: mampukah Indonesia beralih dari sekadar penambang nikel menjadi produsen otak dari setiap mobil listrik?

Dari Tambang ke Otak Mobil Listrik

Pabrik ini dirancang untuk memulai operasinya dengan kapasitas awal 6,9 gigawatt-jam (GWh), cukup untuk menjadi jantung bagi puluhan ribu mobil listrik setiap tahunnya. Namun, ini hanyalah langkah pertama.

"Pabrik ini diharapkan akan berkembang untuk memproduksi baterai kendaraan listrik dengan kapasitas penyimpanan hingga 15 GWh," ujar Dwi Anggia, juru bicara kementerian energi, seraya menambahkan bahwa hasilnya akan dipasok untuk pasar domestik dan ekspor.

Ini adalah sebuah rantai pasok yang dirancang dari hulu ke hilir. Nikel, "emas hijau" Indonesia, akan ditambang dan diolah di Maluku Utara. Kemudian, jantungnya—sel baterai—akan dirakit di pabrik Jawa Barat ini. Sebuah ekosistem lengkap dari perut bumi Indonesia hingga ke jalanan dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Kunci agar Mobil...
Ini Kunci agar Mobil Listrik Lebih Hemat Daya Baterai saat Mudik
Kapan Unit BYD Made...
Kapan Unit BYD Made In Indonesia Mulai Mengaspal?
MG 4X Diluncurkan, Crossover...
MG 4X Diluncurkan, Crossover EV Baru dengan Baterai Semi-Solid-State
Gangfeng Pemasok Power...
Gangfeng Pemasok Power Hyundai Produksi Baterai 650 Wh/kg
Terobosan Baterai Solid-State...
Terobosan Baterai Solid-State Bergantung pada Katoda Bukan Elektrolit
Chevrolet Corvette Z06...
Chevrolet Corvette Z06 Bathurst 12 Hour Special Edition 2026, Diproduksi hanya 12 Unit
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Rekomendasi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Berita Terkini
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Infografis
Kereta Listrik Bertenaga...
Kereta Listrik Bertenaga Baterai Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved