Bendera Putih di Tengah Gempuran: Tsunami Mobil China Paksa Mazda Revisi Target, Penjualan Terjun Bebas

Rabu, 02 Juli 2025 - 09:20 WIB
loading...
Bendera Putih di Tengah...
Mazda terpaksa harus merevisi target mereka karena masifnya gempuran merek China di Indonesia. Foto: Mazda Indonesia
A A A
JAKARTA - Sebuah sinyal bahaya yang tak bisa lagi diabaikan kini datang dari Mazda, salah satu simbol kualitas dan desain premium asal Jepang. Di tengah medan perang otomotif Indonesia yang semakin brutal, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) secara terbuka terpaksa mengibarkan "bendera putih", merevisi target penjualan mereka untuk tahun 2025 secara drastis.

Ini bukan sekadar penyesuaian bisnis biasa. Ini adalah sebuah pengakuan pahit, sebuah bukti nyata betapa dahsyatnya "tsunami" mobil-mobil China berharga murah yang kini tengah menyapu bersih pangsa pasar para pemain lama.

Angka-Angka yang Berbicara Keras

Data tidak bisa berbohong, dan angka-angka yang dirilis Gaikindo melukiskan sebuah gambaran yang suram bagi Mazda.

Target yang Dipangkas: Target penjualan awal yang ambisius di angka 6.000 unit untuk tahun 2025, kini harus dipangkas tajam sebesar 20% menjadi hanya 4.800 unit.

Penjualan yang Terjun Bebas: Selama periode Januari hingga Mei 2025, penjualan wholesales (dari pabrik ke diler) Mazda hanya mampu mencatatkan 1.148 unit. Angka ini anjlok 35,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan drastis ini jauh lebih dalam dibandingkan perlambatan pasar secara keseluruhan, yang "hanya" turun 5,5%. Ini adalah sebuah indikasi kuat bahwa Mazda adalah salah satu korban terbesar dari pergeseran pasar saat ini.

Pengakuan Jujur di Balik Melemahnya Pasar

Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI, tidak menampik kenyataan pahit ini. Dalam sebuah pernyataan yang jujur, ia secara tidak langsung menunjuk "gajah di dalam ruangan" yang menjadi penyebab utama: serbuan merek China.
"Di awal tahun target kami kan 6.000 unit, mungkin turun sekitar 20 persen ya kira-kira menjadi 4.800 unit," kata Ricky kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/6/2025).

"Memang kita tak pungkiri saat ini banyak pilihan produk yang murah-murah. Tentunya by the end of the day konsumen akan melihat tidak hanya kualitas tetapi juga pilihan berbeda," tambahnya.

Pernyataan "produk yang murah-murah" ini adalah sebuah pengakuan terbuka bahwa strategi harga agresif dari para pendatang baru telah berhasil menggerogoti pasar yang selama ini mereka kuasai.

Serangan Balik di GIIAS 2025

Namun, Mazda tidak menyerah begitu saja. Mereka tengah menyiapkan sebuah serangan balik. Untuk mendongkrak kembali penjualan dan minat konsumen, Mazda berencana untuk meluncurkan dua model SUV terbaru mereka di panggung akbar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

"Kami punya banyak produk yang akan diluncurkan sampai tahun 2030," ujar Ricky, seolah memberi sinyal bahwa ini adalah sebuah pertarungan jangka panjang, bukan sekadar pertempuran sesaat.

Pada akhirnya, nasib Mazda di Indonesia kini berada di ujung tanduk. Apakah peluncuran dua SUV baru nanti akan cukup kuat untuk membendung tsunami mobil China? Ataukah sang maestro desain dari Jepang ini harus merelakan takhtanya direbut oleh para pendatang baru yang lebih agresif? GIIAS 2025 akan menjadi saksi dari awal pertarungan eksistensialmereka.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GWM Tank 300 Facelift...
GWM Tank 300 Facelift Terungkap, Jangkauan EV 200 km Kemampuan Off-Road Ditingkatkan
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
Nenek Paling Keren di...
Nenek Paling Keren di Dunia Merelakan Mazda RX-7 Kesayangannya di Perjalanan Terakhir
Rekomendasi
Chicco Jerikho dan Marsha...
Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Ungkap Tantangan Beradu Akting di Sinetron Terlanjur Mencintaimu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Berita Terkini
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Infografis
Mobil Tiba-tiba Terbakar...
Mobil Tiba-tiba Terbakar di Tengah Jalan, Lakukan Hal Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved