Jaecoo Usung SHS Vs Chery Pakai CSH untuk Teknologi Hybrid, Apa Perdaanya?
Kamis, 03 Juli 2025 - 16:12 WIB
loading...
Jaecoo Usung SHS. FOTO/ Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Jaecoo mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang diberi nama SHS (Super Hybrid System). Teknologi ini disematkan pada J7, yang merupakan SUV lima penumpang yang akan resmi meluncur dalam waktu dekat.
BACA JUGA - JAECOO J5 EV Langsung Tancap Gas di IIMS 2025
Berada di bawah naungan Chery Group, belum lama ini Tiggo 8 juga meluncur dengan teknologi PHEV, dengan mengusung nama CSH (Chery Super Hybrid). Lantas apakah ada perbedaan antara kedua teknologi hybrid tersebut?
Head of Product Jaecoo Indonesia Ryan Ferdiean Tirto menjelaskan kedua teknologi tersebut sebenarnya sama. Hanya penamaan yang berbeda sebagai strategi pemasaran masing-masing brand.
"Kalau dibilang bedanya apa, ya hanya penamaan sebenarnya. Tapi kalau secara sistem semuanya itu sama, hanya brandingannya aja beda, satu CSH, satu SHS," kata Ryan saat ditemui di BSD, Tangerang, Senin (30/6/2025).
Bukan cuma teknologi, Jaecoo J7 SHS dan Chery Tiggo 8 CSH dibangun di atas platform yang sama. Bahkan, mesin yang digunakan juga serupa, hanya saja peruntukannya berbeda di mana Tiggo 8 mengusung tiga baris, sementara J7 dua baris.
"Mesin dan sistem PHEV-nya sama. Karena kan kami bagian dari Chery Group, jadi memang ada sharing juga teknologinya. Perbedaannya itu didesain. Kalau Tiggo 8 itu ke arah family car. Sedangkan J7 SHS punya desain dinamis dan elegan, cocok untuk orang-orang berjiwa muda," ujar Ryan.
Ryan juga mengungkapkan salah satu keunggulan dari brand yang berada di bawah naungan Chery Group adalah dapat berbagi platform dan teknologi. Sehingga, itu bisa menekan harga yang membuat mobil mereka jauh lebih terjangkau dengan fitur dan teknologi canggih.
"Beda lagi ada di fitur ADAS, kalau Jeecoo J7 SHS itu punya 19 fitur ADAS, sedangkan Chery Tiggo 8 CSH cuma punya 14 fitur ADAS," ungkap Ryan.
BACA JUGA - JAECOO J5 EV Langsung Tancap Gas di IIMS 2025
Berada di bawah naungan Chery Group, belum lama ini Tiggo 8 juga meluncur dengan teknologi PHEV, dengan mengusung nama CSH (Chery Super Hybrid). Lantas apakah ada perbedaan antara kedua teknologi hybrid tersebut?
Head of Product Jaecoo Indonesia Ryan Ferdiean Tirto menjelaskan kedua teknologi tersebut sebenarnya sama. Hanya penamaan yang berbeda sebagai strategi pemasaran masing-masing brand.
"Kalau dibilang bedanya apa, ya hanya penamaan sebenarnya. Tapi kalau secara sistem semuanya itu sama, hanya brandingannya aja beda, satu CSH, satu SHS," kata Ryan saat ditemui di BSD, Tangerang, Senin (30/6/2025).
Bukan cuma teknologi, Jaecoo J7 SHS dan Chery Tiggo 8 CSH dibangun di atas platform yang sama. Bahkan, mesin yang digunakan juga serupa, hanya saja peruntukannya berbeda di mana Tiggo 8 mengusung tiga baris, sementara J7 dua baris.
"Mesin dan sistem PHEV-nya sama. Karena kan kami bagian dari Chery Group, jadi memang ada sharing juga teknologinya. Perbedaannya itu didesain. Kalau Tiggo 8 itu ke arah family car. Sedangkan J7 SHS punya desain dinamis dan elegan, cocok untuk orang-orang berjiwa muda," ujar Ryan.
Ryan juga mengungkapkan salah satu keunggulan dari brand yang berada di bawah naungan Chery Group adalah dapat berbagi platform dan teknologi. Sehingga, itu bisa menekan harga yang membuat mobil mereka jauh lebih terjangkau dengan fitur dan teknologi canggih.
"Beda lagi ada di fitur ADAS, kalau Jeecoo J7 SHS itu punya 19 fitur ADAS, sedangkan Chery Tiggo 8 CSH cuma punya 14 fitur ADAS," ungkap Ryan.
(wbs)
Lihat Juga :