Membedah Motor Listrik Futuristik Honda E-VO yang Sebenarnya Bukan Buatan Honda

Sabtu, 05 Juli 2025 - 16:00 WIB
loading...
Membedah Motor Listrik...
Ini adalah ciptaan dari Wuyang-Honda, sebuah perusahaan joint venture di China. Foto: Wuyang-Honda
A A A
SHANGHAI - Motor bergaya cafe-racer menawan bernama E-VO ini memang menyandang logo Honda yang ikonik. Namun, ini bukanlah produk yang lahir dari jantung rekayasa Honda di Jepang.

Ini adalah ciptaan dari Wuyang-Honda, sebuah perusahaan joint venture di China, yang secara strategis memanfaatkan nama besar Honda untuk menaklukkan pasar domestik.

Ini adalah permainan merek brilian sekaligus licik. Jika Anda perhatikan dengan saksama, nama "Wuyang" tercetak kecil, sementara logo "Honda" terpampang besar dan dominan—sebuah pilihan desain yang jelas ditujukan untuk "meminjam" reputasi global sang raksasa Jepang.

Di Balik Ilusi: Membedah Spesifikasi Sang Penantang
Membedah Motor Listrik Futuristik Honda E-VO yang Sebenarnya Bukan Buatan Honda

Meskipun bukan "Honda murni", spesifikasi dan harga yang ditawarkan oleh E-VO membuatnya menjadi penantang yang sangat berbahaya, terutama bagi motor bermesin konvensional.

Performa Urban: Jangan harapkan tenaga sekelas superbike. Motor listriknya menghasilkan tenaga berkelanjutan 8 kW (11 hp) dengan semburan sesaat hingga 15,8 kW (sekitar 21 hp). Cukup untuk menjadi raja di jalanan perkotaan, namun bukan untuk adu cepat di sirkuit.

Stamina dan Kecepatan: E-VO hadir dalam dua varian baterai:
Membedah Motor Listrik Futuristik Honda E-VO yang Sebenarnya Bukan Buatan Honda

Versi 2 Baterai (4,1 kWh): Mampu menempuh jarak 120 km dengan kecepatan puncak 110 km/jam.

Versi 3 Baterai (6,3 kWh): Menawarkan jarak tempuh lebih jauh, 169 km, dengan kecepatan puncak 120 km/jam.

Pengisian Daya Praktis: Salah satu keunggulan utamanya adalah pengisi daya terintegrasi, yang memungkinkan motor ini dicolok langsung ke stopkontak rumah atau charger mobil listrik. Waktu pengisiannya pun relatif cepat:

Versi 2 Baterai: 90 menit (stopkontak rumah) / 60 menit (charger mobil).

Versi 3 Baterai: 150 menit (stopkontak rumah) / 90 menit (charger mobil).

Fitur Modern: E-VO dibekali fitur-fitur yang biasanya ditemukan di motor premium, seperti rangka aluminium tempa, motor yang terpasang di sasis (bukan di hub roda), tiga mode berkendara, dan layar TFT 7 inci yang bahkan bisa terhubung dengan kamera DJI.

Senjata Pamungkas: Harga yang 'Membunuh'

Inilah jurus paling mematikan dari E-VO. Di China, motor ini dijual dengan harga yang sangat agresif:
Versi 2 Baterai: Rp67 jutaan.

Versi 3 Baterai: Rp83 jutaan).

Dengan harga ini, E-VO tidak hanya bersaing, tetapi berpotensi "membunuh" pasar motor bermesin konvensional dengan performa setara.

Pertaruhan Masa Depan Honda

Pada akhirnya, meskipun E-VO bukanlah motor listrik global yang selama ini dinanti-nantikan dari Honda, ia adalah sebuah eksperimen yang sangat penting. Ini adalah cara cerdas bagi Honda untuk "mencelupkan kaki" ke dalam pasar motor listrik yang ganas tanpa harus mempertaruhkan nama besar mereka secara langsung.

Dunia kini menyaksikan dengan saksama. Akankah sang "anak haram" dari China ini menjadi pemicu yang memaksa sang raksasa Jepang untuk akhirnya bangun dari tidur panjangnya di era elektrifikasi? Nasib motor listrik Honda di masa depan mungkin sedang ditentukan saat ini, di jalanan-jalanankotadiChina.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Kejagung: Peran Oknum...
Kejagung: Peran Oknum TNI di Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Gelembungkan Harga
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Wakil Presiden RI Tinjau...
Wakil Presiden RI Tinjau Fasilitas Produksi dan Proses Konversi Motor Listrik United E-Motor Plant 3
Rekomendasi
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
Kabar Duka, Sekjen AMSI...
Kabar Duka, Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Infografis
6 Produk Buatan China...
6 Produk Buatan China yang Digemari Konsumen Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved